Home Headline Wakil Bupati Kudus Dimakamkan di Pemakaman Umum

Wakil Bupati Kudus Dimakamkan di Pemakaman Umum

Prosesi pemakaman wakil bupati kudus
Prosesi pemakaman wakil bupati kudus
Prosesi pemakaman wakil bupati kudus

Kudus, 17/1 (Beritajateng.net)-Wakil Bupati Kudus Abdul hamid yang meninggal dunia Jumat (16/1) karena sakit, Sabtu (17/1) pukul 15.00 WIB dimakamkan di pemakaman umum Sedio Loehoer, Desa Bakalankrapyak, Kecamatan Kaliwungu Kudus.

Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, Jenazah disemayamkan di Pendopo Kabupaten Kudus dan dilepas dengan upacara kenegaraan. Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko, Bupati Jepara Marzuki dan unsur Forkompinda Kabupaten Kudus.

Bupati Kudus Musthofa mengatakan, almarhum adalah salah satu putra terbaik yang dimiliki Kabupaten Kudus. Pejabat birokrasi yang meniti karier sejak dari bawah ini, dikatakan sebagai pribadi yang tekun dan sangat bertanggungjawab.

”Sepanjang hayatnya, kehidupan almarhum diabdikan untuk masyarakat Kudus dan kemajuan Kudus dan almarhum adalah tauladan bagi seluruh masyarakat,” kata Musthofa dengan suara terbata.

Sebelum tiba di Pendopo, jenasah almarhum sempat disholatkan di Masjid Faujon yang terletak dibelakang rumahnya di Desa Langgar Dalem no. 141, RT 03/ RW 03, Kecamatan Kota Kudus. Sekitar pukul 14.30 WIB, jenasah almarhum yang diusung keranda berselimut kain hijau disemayamkan di Balairung Pendopo disambut upacara penghormatan.

”Jasa almarhum tehradap Kabupaten Kudus cukup besar, terutama dalam mengantarkan Kudus menjadi semakin maju dan sejahtera. Untuk itu, marilah kita berdoa semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT, sedangkan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran dan dapat menerima kepergiannya dengan ikhlas,” imbuhnya.

Sebelum terpilih mendampingi Musthofa sebagai Wakil Bupati pada tahun 2013, almarhum adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dari tahun 2005 hingga 2009, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (2009-2010), dan pada tahun 2010 hingga 2013 adalah Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UMKM.

Lulusan Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 6 Tahun kemudian mengambil S1 di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan mendapatkan gelar S2 dari UNNES Semarang ini, pernah menjadi guru di SMAN 1 Bae Kudus. Almarhum meninggalkan seorang istri Hj Rif’ah, 3 orang anak, dan 2 cucu.

Hasil penelusuran Beritajateng.net, pada Jumat (16/1) sekira pukul 16.00 WIB, almarhum bermain tennis di lapangan tennis milik PR Nojorono bersama beberapa koleganya. Sekitar pukul 17.00 WIB almarhum menyudahi bermainnya dan hendak minum minuman dalam kemasan. Namun, tiba-tiba tangan almarhum gemetar dan mengeluh dadanya sakit.

Saat itu juga almarhum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Mardi Rahayu tetapi jiwanya tidak tertolong. Pukul 18.10 WIB, tim medis rumah sakit menyatakan orang nomor dua di Kabupaten Kudus ini meninggal dunia karena serangan jantung. (Bj24)