Home Lintas Jateng Waduh GTT Wonogiri Ancam Mogok Massal

Waduh GTT Wonogiri Ancam Mogok Massal

ilustrasi guru
ilustrasi guru
ilustrasi guru

Wonogiri, 19/11 (Beritajateng.net) – Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Tenaga Tidak Tetap di Wonogiri menggeruduk Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (19/11). Kedatangan ratusan GTT dan TTT itu untuk menuntut upah yang layak.

Mereka memprotes dikeluarkannya kebijakan PP 48 tahun 2005 yang dianggap telah membatasi kesempatan untuk mendapatkan tunjangan-tunjangan kinerja. Tak hanya itu, para pengajar honorer dan TTT yang terdiri dari administrator sekolah, penjaga sekolah dan petugas perpustakaan telah
sepakat untuk mengajukan cuti massal selama seminggu.

Cuti rencananya akan dilakukan mulai Hari Senin (24/11), sebagai bentuk protes atas kebijakan yang dinilai tidak
berpihak pada mereka.

Koordinator Forum Guru Tidak Tetap (FGTT) Wonogiri, Tri Asmara mengatakan bahwa GTT dan TTT selama ini hanya diberikan harapan palsu yang tidak kunjung ada realisasinya. Waktu dan tenaga yang dicurahkan, menurutnya,
tidak dihargai sama sekali dengan rendahnya tunjangan.

“Para guru yang telah mendapat sertifikasi yang hanya mengajar sampai siang hari menerima puluhan juta dari pemerintah, sedangkan kami yang bekerja sampai sore hanya diberi Rp 20 ribu. Bayangkan, buat apa uang sebesar itu
untuk keperluan keluarga kami. Apalagi BBM telah naik,” tegasnya.

Untuk itu, Guru SD N 2 Ngaglik Kecamatan Bulukerto itu meminta GTT dan TTT agar mengambil cuti massal selama seminggu terhitung mulai Senin (24/11). “Kami telah sepakat untuk cuti massal, agar pihak terkait bisa memahami
kondisi kami,” tuturnya.

Dari hasil komunikasi koordinator aksi, para GTT berencana akan mendatangi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta untuk menyampaikan aspirasinya. (HD/pj)

Advertisements