Home Headline Viral Video Durasi 30 detik Bupati Blora Nyanyi dengan Wanita Berseragam ASN

Viral Video Durasi 30 detik Bupati Blora Nyanyi dengan Wanita Berseragam ASN

130
Viral Video Durasi 30 detik Bupati Blora Nyanyi dengan Wanita Berseragam ASN

BLORA, 14/10 (BeritaJateng.net) – Sebuah video berdurasi 30 detik viral di media sosial Twitter, Bupati Blora Djoko Nugroho bernyanyi sambil berjoget didampingi seorang wanita berseragam mirip ASN di sebuah acara hajatan salah satu warga di Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Disebelahnya juga tampak dua orang penyanyi yang ikut menikmati lagu, tidak memakai masker. Sementara di samping kiri juga tanpa sejumlah orang sedang asyik berjoget ada yang memakai masker ada juga yang tidak.

Diketahui, aksi Bupati tersebut, dilakukan di sebuah acara hajatan pernikahan warga di Kecamatan Randublatung.

Saat dikonfirmasi melalui pesan telpon oleh sejumlah wartawan beberapa waktu lalu, Bupati memberikan komentarnya. Ia membenarkan aksi joget dirinya itu. Namun ia membantah dikatakan tidak memakai masker.

“Gaduh kenapa? Siapa bilang saya nggak memakai masker. Tanya itu yang punya gawe (hajat),” kata Djoko saat dimintai konfirmasi, Senin (12/10).

Aksi sang Bupati inipun diunggah di akun Twitter @Rahman_Nashir yang dihubungkan ke akun twiternya @ganjarpranowo dan langsung viral.

Lantaran Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo langsung menanggapinya dan angkat bicara mengenai video tersebut.

Saat sejumlah media mencoba mewawancarai Djoko Kembali, di kantornya pada Rabu (14/10), Djoko tidak memberikan sepatah kata apapun. Ia hanya mengangkat kedua tangannya sambil berjalan cepat.

Sementara itu, Marsono, warga yang punya hajatan mengakui kegiatan itu berlangsung di rumahnya di Desa Pilang Kecamatan Randublatung.

Ia menjelaskan secara resmi mengundang Bupati hadir di acara pernikahan anaknya. Kokok sapaan akrab Bupati Blora ketika datang menggunakan masker.

Bahkan Bupati juga membagikan sejumlah masker kepada warga yang datang tidak menggunakan masker

“Benar saya punya hajatan mantu dan mengundang Bapak Bupati. Kami sudah berusaha mematuhi Protokol kesetan, Bupati datang beliau pakai masker. Saat nyapa warga ada yang tidak pakai masker malah pak bupati bagikan masker. Pak Bupati melepas masker hanya saat bernyanyi dan itupun saya yang minta. Siapa yang tidak bangga kedatangan Bapak Bupati makanya saya minta kasih sambutan dan duduk duduk beliau juga pakai masker. Dan setelah nyanyi maskernya dipakai lagi kok,” katanya. (Her/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 5 =