Home Headline Viral Perempuan Asal Blora Masuk Bui Karena Jual Kayu Bakar, Begini Kisah...

Viral Perempuan Asal Blora Masuk Bui Karena Jual Kayu Bakar, Begini Kisah Sebenarnya

121
0
Perempuan asal Blora ini menjual kayu tanpa dokumen lengkap dan izin.
            BLORA, 8/11 (BeritaJateng.net) –  Setelah menjadi viral di media sosial (medsos), kasus perempuan penjual kayu bakar yang masuk penjara akhirnya dilakukan gelar perkara oleh Mapolres Blora, Selasa (7/11/2017). Kasatserse Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo mengungkapkan kayu bakar yang dijual tersangka Lilik Sudarwati (42) warga dukuh Kepoh desa jegong kabupaten Blora merupakan kayu glondongan yang sudah dipotong-potong menjadi kecil.
“Jadi memang kemaren ramai di medsos. Perlu kami klarifikasi bahwa kayu rencek (kayu jati yang dipotong kecil-kecil) itu adalah modus yang digunakan pelaku untuk mengelabui petugas. Kayu rencek tersebut dipakai pelaku untuk menutupi kayu glondongan yang ada dibawahnya. Hal ini dilakukan pelaku agar petugas tidak curiga dengan potongan kayu tersebut. Saat ini kayu bakar tersebut sudah kami serahkan ke perhutani sedangkan BB asli berupa 74 Batang kayu glondongan kami amankan,” ucap kasatserse polres Blora AKP Heri Dwi Utomo saat gelar perkara di Mapolres Blora, Selasa siang.
AKP Heri menambahkan, modus semacam ini sebenarnya sudah pernah terjadi beberapa waktu lalu. Modusnya sama Pelaku membeli kayu bakar curian kemudian dipotong menjadi beberapa bagian kecil-kecil untuk dijual kembali.
“Modusnya sama dan itu juga pernah kami ungkap di kecamatan jepon Blora,” tambahnya.
Menurut Heri, dari pengakuan tersangka, ia sudah 2 tahun menjual kayu bakar semacam itu. Setiap bulan pelaku bisa membeli kayu bakar tesebut sebanyak 4 kali dan setiap bulannya mendapat keuntungan sebesar Rp. 1juta.
Sementara itu, pelaku Lilik Sudarwati mengaku baru pertama kali ini ia membeli kayu glondongan ini. Sebelumnya ia membeli kayu rencek dari seseorang untuk dijual kembali.
“Ini baru pertama kalinya, sebelumnya saya menjual rencek. Saya juga tidak tahu waktu beli dikasih kayu seperti ini, saya menyesal mas,” jawabnya saat ditanya awak media.
Selain menangkap Lilik, polisi juga mengamankan seorang pria bernama Susanto (54) yang menjual kayu curian tersebut kepada yang bersangkutan. Kini kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolres blora.
Atas perbuatannya, tersangka disangka melanggar pasal 12 huruf L dan M jo pasal 87 ayat (1) huruf (1) c dan (2) b UU RI No. 18 tahun 2013 tentang pencegahan pemberantasan perusakan hutan. Bunyi dari pasal itu adalah setiap orang dilarang menerima, membeli atau menjual, menerima tukar menukar titipan, menyimpan atau menguasai hasil hutan yang tidak dilengkapi surat keterangan atau dokumen yang sah, maka tersangka akan dikenakan sanksi tegas.
(MN/EL)

Viral Perempuan Asal Blora Masuk Bui Karena Jual Kayu Bakar, Begini Kisah Sebenarnya