Home Lintas Jateng Usai Pengundian Lapak, Dinas Pasar Segera Pindahkan Para Pedagang

Usai Pengundian Lapak, Dinas Pasar Segera Pindahkan Para Pedagang

Semarang, 11/1 (BeritaJateng.net) – Setelah pengundian lapak Pasar Johar Sementara, nantinya para pedagang korban kebakaran pasar johar harus pindah seluruhnya, usai peresmian proyek-proyek tersebut rampung.

Hal tersebut disampaikan oleh Trijoto Sardjoko Kepala Dinas Pasar Kota Semarang. Pihaknya menyampaikan akan segera memindahkan para pedagang korban kebakaran pasar Johar ke tempat relokasi pasar Johar sementara yang berada di kawasan MAJT.

“Setelah disepakati oleh para pedagang pasar Johar yang mau masuk kesini, kami akan melakukan relokasi setelah peresmian proyek-proyek nanti. Kemudian kita sepakati bersama sampai kapan batas itu selesai, dan para pedagang segera masuk kesini semua,” tuturnya.

Menurutnya, usai memindahkan para pedagang ke pasar sementara akan mengembalikan fungsi jalan hingga bangunan yang selama ini dipakai untuk berjualan para pedagang pasar Johar.

“Kemudian lapak yang ditinggalkan dan akan kita kembalikan sesuai dengan fungsinya, seperti jalan ya akan kita kembalikan dan jika ada yang di Johar lama, maka para pedagang harus segera berpindah seluruhnya, karena bangunan lama tersebut akan segera kita tutup. Dan akan dilanjutkan kembali dengan pembangunan kawasan pasar Johar nantinya,” katanya.

Lanjutnya, untuk para pedagang yang bukan korban kebakaran masih tetap menggunakan bangunan yang lama atau semula, yang korban kebakaran ada yang menempati di jalan, di emperan pasar Bulu, ada dibeberapa tempat lainya. Itu semua nantinya harus masuk ke relokasi Pasar Johar sementara ini semuanya.

“Yang pasar Johar nantinya akan ada beberapa kajian, dimana yang nantinnya ada Hamdal, Hamlin, kajian perencanaan sampai dengan DED. Setelah DED nantinya akan diketahui perencanaan seperti apa, anggranya yang dibutuhkan seluruhnya berapa, kemudian akan kita usulkan di tahun 2017,” katanya.

Trijoto menambahkan, perlu diketahui nantinya yang akan melakukan pembangunan bukan Dinas Pasar, tetapi Dinas TataKota dan Perumahan Kota Semarang. “Karena yang paling sesuai memang untuk pembangunan adalah Dinas Tata Kota dan Perumahan Kota Semarang,” tambahnya.(BJ06)