Home Hukum dan Kriminal Usai Mencekik, Turino Tidur Bersama Jasad Istri Sirinya Selama Tiga Jam

Usai Mencekik, Turino Tidur Bersama Jasad Istri Sirinya Selama Tiga Jam

image

Semarang, 13/4 (Beritajateng.net)-Penyidik Satuan Reskrim Polrestabes Semarang melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan wanita yang ditemukan tewas di  Balai Rehabilitasi Sosial Mardi Utomo, Sartini (39). Rekonstruksi diperagakan tersangka Turino.Total ada 22 adegan yang direka ulang pada rekonstruksi itu.

Dari proses rekonstruksi, terlihat korban, diperagakan oleh peran pengganti.  Disitu terlihat Turino memperagakan dari awal terjadinya cek-cok hingga membunuh korban istri siri bernama Sartini. Dalam adegan ke 17 pelaku tega mencekik istrinya berkali-kali hingga tewas menggunakan kedua tangannya, kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya meninggal. 

Seusai mencekik tewas, pelaku sempat tidur bersama istrinya yang telah tewas. Turino mencekik, karena Sartini bersikap dingin dan tidak menggubrisnya dengan bermain SMS-an. Menurut tersangka, Sartini saat itu SMS-an dengan seorang pria yang juga tinggal di Resos, bernama Ipung. 

Turino terbakar api cemburu. Sekitar pukul 23.00, Turino berusaha menyentuh tubuh istrinya, namun Sartini tetap saja menolak.Turino mengaku masih sayang dan cinta terhadap Sartini. Sehingga meski telah mengetahui Sartini meninggal, ia tetap memilih tidur bersama jenazah Sartini kurang lebih selama tiga jam, mulai pukul 00.00 sampai pukul 03.00. 

Sebelum pergi melarikan diri, Turino sempat meninggalkan pesan lewat kertas tentang “Saya melakukan ini karena Sartini sudah tidak mau dipegang sama aku. Karena Sartini sudah ada pendamping yang lain di balai ini. Karena saya tahu dengan mata kepalaku” tulis Turino di sebuah lembaran kertas yang ditinggalkan di lokasi kejadian. 

Sementara itu Kepala Resos Sunarto mengatakan pasca kejadian ini pihaknya meminta warga untuk berjaga siskampling.”Sudah  saya ingatkan warga resos untuk saling rukun,”katanya.

Dikatakan bahwa Turino dan istrinya datang bersamaan ditempat Resos. Namun tahunya hanya sebatas suami istri. “Suami siri tidak tahu, tahunya suami istri,”tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyayangkan tindakannya. Bahwa yang dikenal pribadinya baik malah tega membunuh.”Dia itu tekun, kerjanya bagus. Pada waktu luang juga minta ke saya untuk memelihara kambing. Sehari-hari merumput untuk pakan kambing,”imbuhnya.(BJ04)