Home Headline Urusan Pilprades, Kejati Jawa Tengah Periksa Bupati Demak 

Urusan Pilprades, Kejati Jawa Tengah Periksa Bupati Demak 

1158
0
       Semarang, 3/10 (BeritaJateng.net) – Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, memanggil Bupati Demak M Natsir untuk mengklarifikasi adanya laporan masuk terkait dana APBD pengisian perangkat desa yang terjadi pada tahun 2017 kemarin.
       Menurut keterangan Aspidsus Kejati Jawa Tengah, Kusnin, mengatakan, sesuai agenda yang sudah dijadwalkan pemanggilan Bupati Demak memang dilakukan hari ini dan masih sebatas klarifikasi terkait laporan penggunaan dana APBD untuk pengisian perangkat desa sebagai Kabupaten Demak.
       “Dalam hal pemanggilan ini yang bersangkutan sangat kooperatif, bahkan datangnya malah duluan dia, sesuai jadwal harusnya jam 8,” ucap Aspidsus Kejati Jawa tengah.
       Terkait pertanyaan yang diajukan oleh Aspidsus terhadap Bupati Demak, pada intinya hanya melontarkan permasalahan kerugian negara dalam hal ini APBD pengisian perangkat desa.
       “Dari sekian pertanyaan yang saya ajukan, hanya ini yang utama dan jawabannya tidak ada sama sekali dana APBD yang keluar,” tegas Kusnin.
       Lanjut Aspidsus, anggaran untuk pengisian perangkat desa tersebut semuanya ditanggung oleh masing-masing perangkat tidak ada kegiatan yang menggunakan APBD. “Menurut Bupati masing-masing perangkat dikenakan biaya 1,5 juta,” kata Kusnin.
       Untuk sementara Aspidsus Jateng akan tetap menindaklanjuti dan mendalami adanya laporan yang ditujukkan orang nomor satu di Kota Wali tersebut, terkait status Bupati Demak masih sebatas dimintai keterangan.
        “Sejauh ini masih sebatas dimintai keterangan saja, kita masih mendalami dan mencari bukti-bukti lain benar apa tidaknya laporan tersebut, jadi tidak ada peningkatan status,” pungkas Kusnin.(BW/El)