Home News Update Dua Mahasiswa Unnes Pamerkan Proyek Studi Syarat Lulus S1

Dua Mahasiswa Unnes Pamerkan Proyek Studi Syarat Lulus S1

764

Semarang, 2/12 (BeritaJateng.net) – Pameran Proyek Study Jurusan Seni Rupa Prodi Konsentrasi Desain Komunikasi Visual Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) digelar di gedung B5 Seni Rupa, Rabu (2/12).

Proyek Studi ini bagi mahasiswa merupakan salah satu syarat ujian kelulusan jenjang program Strata 1 (S1). Mahasiswa yang menampilkan pameran proyek study ini ada dua, mereka adalah Fazlur Rahman dan Selvia Meilawati.

Mereka harus memamerkan dan menampilkan karyanya berupa desain visual atau grafis. Biasanya, rancangan yang dibuat tujuannya bisa diaplikasikan pada klien.

Menurut Supatmo., M.Hum, selaku Pembimbing Proyek Studi Jurusan Seni Rupa Prodi Konsentrasi Desain Komunikasi Visual FBS, rancangan desain tersebut setidaknya bisa diaplikasikan dan dimanfaatkan. Ada dua jalur untuk persyaratan kelulusan mahasiswa S1, yakni melalui jalur skripsi dan proyek study.

Supatmo menjelaskan Proyek Study lebih berorientasi pada karya. Kebetulan mahasiswa desain komunikasi visual karyanya berupa desain.

“Rancangan desain yang mereka buat sebagai salah satu syarat ujian kelulusan. Setelah rancangan dibuat dan disetujui. Langkah berikutnya dipamerkan dan harus melalui satu tahapan lagi untuk diuji dihadapan dosen. Penilaian dilakukan oleh pembimbing dan penguji. Baik dari sisi rancangan maupun laporan pertanggungjawabannya,” jelas Supatmo saat ditemui di Gedung B5 lantai 2, Rabu (2/12).

Supatmo berharap pameran ini janganlah dianggap sebagai capaian terbaik. Ini merupakan salah satu pijakan saja. Karya sebenarnya ada di lingkungan masyarakat, jika hanya di kampus ruang lingkup dan cakupannya masih sangat kecil.

“Sebaik-baik desain adalah yang bisa diaplikasikan. Jadikan titik pijak, desain selalu berubah mengikuti perkembangan. Maka mereka harus terus bisa mengeksplorasi perkembangan desain. Mungkin disana-sini banyak kekurangan. Pekerjaan desain yang sebenarnya ketika memasuki masyarakat, karena disanalah peran apresiasi masyarakat yang menentukan,” pesan Supatmo.

Sebagai Penyelenggara Pameran Proyek Studi yang mengangkat Rumah Makan Pondok Bambu Samadyo Jepara, Fadlur Rahman mahasiswa semester 11 ini menilai desain rumah makan yang dipamerkannya sejauh ini belum ada promosi secara pasti. Dia memamerkan 7 poster termasuk media promosinya.

“Harapannya rumah makan yang saya angkat ini dapat dikenal secara luas dan saya bisa memfungsikan desain visualnya,” tutur Fadlur.

Tidak jauh berbeda dengan Fadlur, Selvia Meilawati yang juga menampilkan Media Promosi Rumah Makan Warung Joglo Bu Rini Salatiga ini mengaku menu iga bakar dan sup iga yang menjadi andalan. Dia memamerkan 7 pigura dan logo dari rumah makan tersebut.

“Saya hanya mendesain, tinggal nanti rumah makannya yang mengaplikasikan lewat poster, dan media lainnya,” ujar Selvia. (BJT01)