Home Advertorial Unisbank Semarang Ciptakan Lulusan Berjiwa Enterpreneur dan Berbasis IT

Unisbank Semarang Ciptakan Lulusan Berjiwa Enterpreneur dan Berbasis IT

1405
Mahasiswa Unisbank terima penghargaan kewirausahaan.

Semarang, 19/4 (BeritaJateng.net) – Jumlah lulusan perguruan tinggi tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang tersedia. Kondisi semacam ini mendorong perguruan tinggi untuk melakukan reorientasi terhadap lulusannya. Lulusan perguruan tinggi yang awalnya disiapkan sebagai pencari kerja harus dibekali ilmu sebagai pencipta lapangan kerja.

Banyaknya lulusan perguruan tinggi yang menganggur setelah menempuh studi, ditambah persaingan dan tantangan dunia kerja yang semakin dinamis menjadikan perguruan tinggi perlu membekali ilmu wirausaha bagi mahasiswanya.

Kegiatan dalam menjalankan usaha atau yang biasa dikenal dengan ‘entrepreneurial’ sangat membantu para lulusan perguruan tinggi untuk siap berkompetisi dan unjuk gigi pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) seperti sekarang ini.

Rektor Unisbank Semarang menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa juara kewirausahaan.
Rektor Unisbank Semarang menyerahkan penghargaan kepada mahasiswa juara kewirausahaan.

Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang dengan basis ‘Entrepreneurial dan IT’ berkomitmen terhadap kewirausahaan dengan memberikan bekal wawasan mengenai kegiatan kewirausahaan, administrasi hingga manajemen pada lulusannya untuk lebih meningkatkan kapasitas sebagai pelaku usaha.

Berbagai penawaran program studi (prodi) Entrepreneurial, IT-Based University seperti program S1 dan S2 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Informatika, S1 Ilmu Hukum, S1 Sastra Inggris, S1 Teknik Industri, D3 Keuangan dan Perbankan, D3 Manajemen Informatika, D3 Perhotelan, hingga Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) ada di Unisbank. Dari semua prodi tersebut Unisbank juga membekali soft kompetensi bagi dosen dan mahasiswa, salah satunya melalui mata kuliah entrepreneur.

Ini yang menjadi daya tarik karena untuk menjadi pengusaha sudah masuk dalam kurikulum mata kuliah Kewirausahaan dalam 5 SKS. Artinya, lulusan program studi tersebut nantinya harus terbangun dalam dirinya sebagai seorang yang kompeten di bidangnya plus siap menjadi entrepreneur.

Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) juga menuntut Kemandirian Sumber Daya Manusia (SDM), oleh karena itu mahasiswa perlu mengembangkan bekal di bidang kewirausahaan.

Terobosan yang dilakukan Unisbank baik di dalam maupun luar negeri dengan menyiapkan pendidikan dan pengajaran dengan penguatan bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dengan harapan kualitas SDM dan lulusan Unisbank mampu bersaing dalam bursa tenaga kerja baik dalam maupun luar negeri.

Mahasiswa juga dibekali kemampuan berbahasa Inggris, Mandarin, dan Prancis sehingga mampu berkompetisi. Begitu pun materi kewirausahaan untuk membangun jiwa kewirausahaan, menyusun bisnis, dan implementasi bisnis.

Tidak hanya itu, Unisbank juga telah bekerjasama dengan industri, Perbankan, HIPMI, Kadin, TELKOM, Jaringan Rumah Usaha, AKPOL dan Mental Character Building Center (MCBC).

Mahasiswa Unisbank
Mahasiswa Unisbank

Sehingga lulusan Unisbank bisa profesional di bidangnya masing-masing yang berproses, berhasil dan bernilai. Berproses sesuai kurikulum, berhasil lulus dengan kompetensi yang mumpuni dan bernilai hingga mampu berkompetisi.

Tak heran jika pada tahun 2015 lalu Unisbank juga menjadi tempat bagi dosen dalam membangun pendidikan karakter sebagai upaya menyiapkan mahasiswa dan SDM yang kompeten sesuai kurikulum dan masuk dalam kompetensi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Hal ini dibuktikan dengan kualitas sumber daya manusia, kualitas manajemen, kualitas kegiatan kemahasiswaan, kualitas penelitian dan publikasi ilmiah dari Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia bahwa Unisbank masuk dalam ranking 105 dari 3320 PTN dan PTS se Indonesia.

Kampus yang terletak di Jalan Tri Lomba Juang dan Jalan Kendeng V Bendan Ngisor Semarang ini juga menjalin kerjasama luar negeri, seperti Chulalongkorn University Thailand, HELP University dan Asean Culinary Academy Malaysia, HeBei Normal University Tiongkok, Guangdong Normal University Tiongkok, Guangxi Normal University Tiongkok, Highline Community College dan Kapiolani Community College Amerika Serikat dalam rangka studi lanjut, student exchange, student mobility, serta pengembangan budaya dan bahasa.

Di Unisbank sendiri juga terus melakukan peningkatan kualitas SDM di bidang akademik bagi sumber daya manusianya, tercatat ada 2 Guru Besar, 29 Doktor, 19 sedang menempuh studi S3 dan 122 bergelar S2.

Semuanya dilakukan dalam rangka menyongsong tahun 2020, yang mana Unisbank mampu mewujudkan lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional berbasis kewirausahaan. (HMS/BJT01)