Uniknya Parade Fashion Di Jalanan Kota lama Semarang

Uniknya Parade Fashion Di Jalanan Kota lama Semarang
              Semarang, 9/9 (BeritaJateng.net) – Jika biasanya parade fashion digelar indoor dalam suatu gedung. Ada yang unik di parade busana Kota Lama Semarang, Kamis (7/9) lalu. Puluhan Desainer Semarang dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) memamerkan busana dan aksesoris di Parade Fashion yang mengambil lokasi sepanjang Jalan Letjen Suprapto atau Depan Creative Galeri  Kota Lama Semarang.
              Parade fashion terasa menarik tatkala puluhan gaun rancangan desainer kondang Semarang dan pelaku IKM dibawakan model-model cantik untuk unjuk kebolehan di atas catwalk. Suasana heritage gedung-gedung Kota Lama menambah kemeriahan Parade Fashion.
                    Sederet karya desainer ternama dipamerkan di Pameran Produk Industri Fashion dan Fashion Parade Batik Semarang seperti Ina Priyono, Elkana Gunawan, Angela Chung, Christine Wibisono, dan lain sebagainya.
                “Acara ini merupakan kerjasama Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) bersama Dinas Perdagangan Kota Semarang menggandeng Indonesia Fashion Chamber (IFC),” ujar Wakil wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Uniknya Parade Fashion Di Jalanan Kota lama Semarang
Uniknya Parade Fashion Di Jalanan Kota lama Semarang
                Ita sapaan akrab Hevearita menceritakan, ide pemanfaatan kota lama sebagai lokasi Parade Fashion dinilai sebagai terobosan baru, karena selama ini Kota Lama belum pernah digunakan untuk peragaan busana dan pameran yang sifatnya Nasional.
                “Awalnya fashion show mau digelar di Balaikota. Tapi karena kita ingin mengundang para pelaku bisnis dan orang-orang yang mau memakai produk fashion Naional dan Internasional. Sehingga kami gelar fashion show di depan Semarang Creative Galeri Kota Lama,” ujar Ita yang juga Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang ini.
                Ita mengapresiasi upaya, Dinas perdagangan dan IFC dalam mengeksplorasi pelaku IKM Semarang khususnya bidang fashion. “Tidak hanya menampilkan karya desainer-desainer yang sudah ahli saja tapi juga dari IKM. Mereka membuat desain batik dan mereka juga menampilkan ‘ready to wear’ atau pakaian jadi hasil karya mereka di parade fashion,” katanya.
Wakil walikota Semarang memberikan untaian bunga pada para desainer dan pelaku IKM yang menampilkan karyanya di Parade Fashion.
Wakil walikota Semarang memberikan untaian bunga pada para desainer dan pelaku IKM yang menampilkan karyanya di Parade Fashion.
                Para pelaku IKM Semarang, lanjut Ita, karyanya tak kalah dengan desainer ahli, pelaku IKM bahkan mengkolaborasikan busana dengan tas, coat dan aksesoris yang mereka produksi.
            “Gak ada sekat, desainer ahli maupun pelaku IKM berbaur menampilkan hasil rancangan masing-masing. Jadi pelaku IKM pun juga merasa dihargai hasil karyanya. Ini jadi penyemangat bahwa produk kreatif dari Kota Semarang bisa lebih baik dan bersaing,” imbuhnya.  (El)

 

Deretan tamu undangan, pelaku fashion dan desainer
Deretan tamu undangan, pelaku fashion dan desainer

Tulis Komentar Pertama