Home Headline Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 Tidak Perlu...

Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No. 22 Tahun 2009 Tidak Perlu Di Revisi  

227
0
Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian Lolowang.
       Demak, 12/4 (BeritaJateng.net) – Menanggapi issue terkait perubahan Undang-undang Lalu Lintas Jalan yang dilontarkan oleh Komisi V DPR RI,  terkait keberadaan kendaraan roda dua dijadikan sebagai alat transportasi umum, pihak Satlantas Polres Demak Bersama dengan Focus Group Discussion (FGD), sepakat bahwa UU No.22 Th. 2009 tidak perlu dilakukan revisi karena sudah sesuai dengan undang-undang yang ada.
        Dihadapan pelaku usaha angkutan transportasi, tokoh masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Demak serta dari akademisi, Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian Lolowang, menjelaskan bahwa FGD dimaksudkan untuk merumuskan UU No 22 Tahun 2009 tidak perlu dirubah atau revisi UULLAJ tentang angkutan online, sepeda motor sebagai angkutan umum, dan dana preservasi jalan.
         “Kami mencoba memberikan ruang untuk turut merumuskan berkait adanya revisi UU tersebut. Dalam kesempatan dua jam diskusi disimpulkan UU itu tidak perlu direvisi karena sudah mengatur semua tentang angkutan umum yang meliputi keselamatan dan kenyamanan angkutan umum,” tandasnya.
        Sementara itu menurut Rektor Universitas Raden Fatah (Unisfat) Demak, Suemmy, menuturkan bahwa UU No 22 Tahun 2009 tidak perlu direvisi. Sebab, dalam UU tersebut sudah mengatur sesuai peruntukannya.
        Berkait dengan wacana kendaraan roda dua akan dijadikan alat transportasi umum, Suemmy khawatir akan menambah catatan angka kecelakaan lalu lintas.
        “Saya sepakat untuk angkutan umum harus diatur oleh negara. Namun, faktor keselamatan harus diutamakan. Jika roda dua dijadikan transportasi umum, bisa jadi angka kecelakaan akan meningkat,” ujarnya. (BW/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here