Home Headline UMKM Jateng perluas Pasar ke Kaltim

UMKM Jateng perluas Pasar ke Kaltim

705
0

SEMARANG, 8/9 (beritajateng.net) – Sebanyak 50 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang berasal dari 35 Kabupaten/kota di Jawa Tengah mengikuti UMKM Jateng Ekspo 2018 yang diselenggarakan di Samarinda Kalimantan Timur. Ekspo yang dilaksanakan pada tanggal 5-7 September tersebut dimaksudkan untuk memperluas jaringan pemasaran produk UMKM Jateng.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah Ema Rahmawati mengungkapkan, kegiatan ekspo UMKM Jateng yang diselenggarakan di Samarinda ini merupakan inisiatif dari Ketua Dekranasda Jateng yang juga istri dari Gubernur Jawa Tengah Atiqoh Ganjar Pranowo yang menginginkan produk UMKM Jateng memiliki pasar nasional bahkan internasional.

“UMKM ekspo ini gagasan dari bu Atiqoh pada saat rakor Dekranasda beberapa waktu yang lalu. Beliau ingin agar produk UMKM Jateng tidak hanya dikenal di Jateng saja,” ungkapnya disela sela pelaksanaan ekspo.

Ema menjelaskan, UMKM Ekspo di Samarinda ini merupakan ekspo pertama yang diselenggarakan di provinsi lain. Biasanya ekspo dilaksanakan di dalam provinsi atau bahkan di luar negeri.

“Biasanya kami adakan di Jateng bahkan di luar negeri, nah saat ini kami mencoba meluaskan pasar di tingkat nasional,” bebernya.

Selain memperluas pemasaran, tambah Ema, UMKM Ekspo ini juga dimaksudkan untuk menambah jejaring bagi kalangan UMKM sehingga produknya dikenal di Kalimantan Timur dan tercipta kemitraan jangka panjang dengan masyarakat di Kaltim.

“Salah satu kegiatan di ekspo ini adalah temu buyer . Ada 30 reseller yang berasal dari Kadin dan IWAPI yang akan menjajaki kerjasama dalam memasarkan produk UMKM jateng,” jelasnya.

Beberapa produk UMKM yang dipamerkan dalam ekspo tersebut seperti Fashion terutama batik, souvenir dan makanan serta minuman khas Jateng. Produk produk yang laku keras dalam ekspo ini adalah makanan. Bahkan jenis Abon dan Wingko sudah habis terjual sebelum ekspo resmi dibuka.

Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Asfirla Harisanto menyambut baik pelaksanaan UMKM ekspo ini. Dia menilai ekspo ini bisa meningkatkan penjualan produk UMKM dan mengenalkan ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Upaya ini menurut saya luar biasa. Saya bangga karena produk UMKM Jateng dikenal di daerah lain,” ungkapnya saat meninjau pelaksanaan ekspo.

Asfirla menambahkan, salah satu produk yang dipamerkan yakni payung hias sudah memiliki pasar hingga ke Perancis serta beberapa negara Eropa lainnya. Dia mengharapkan prpduk lain juga memiliki jaringan pasar seperti payung hias.

“Saya tadi ngobrol dengan perajin payung hias, mereka bilang sudah punya pasar sampai Perancis. Ini sangat membanggakan,” katanya.

Anggota Komisi C Muhammad Rodhi juga mengapresiasi kegiatan ini. Namun demikian dia menyarankan pelaksanaan ekspo didahului dengan melakukan survey pasar agar hasilnya lebih optimal dan mendapatkan impact jangka panjang yang lebih baik.

“Saya minta dilakukan survey terlebih dahulu agar sasaran pasar dan tempatnya lebih tepat. Harapannya agar lebih berhasil,” katanya.

Selain itu, guna mendukung keberhasilan intervensi pasar produk UMKM, politisi PKS ini mengharapkan agar Dinaa koperasi dan UMKM Jateng memberi pelatihan dalam bidang packaging mengingat hal ini memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pemasaran.

“Saya lihat tadi masih banyak yang membungkus produknya dengan tas kresek biasa. Ini kurang menarik. Harus dilakukan pelatihan lebih lanjut,” pungkas Rodhi.

(NK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here