Home Lintas Jateng UIN Walisongo Targetkan Cetak Predikat Kampus Top Dunia

UIN Walisongo Targetkan Cetak Predikat Kampus Top Dunia

569
0
Seminar Nasional 'Globally Recognized University' di Kampus UIN Walisongo Semarang.

Semarang, 14/11 (BeritaJateng.net) – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang menargetkan diri menjadi salah satu kampus di Indonesia yang bereputasi internasional atau world class university pada masa mendatang.

Sejumlah langkah disiapkan agar kampus yang berlokasi di Kota Semarang bagian barat itu diperhitungkan di tingkat global di antaranya memulai dengan fokus memperkuat tradisi penelitian.

Sebagai langkah pemantapan menuju kampus dunia, UIN Walisongo menyelenggarakan seminar nasional “Globally Recognized University: Mendesain Universitas Bereputasi Internasional” yang digelar di Auditorium 2 Kampus 3, Jalan Profesor Hamka Semarang.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung Prof Dr Kadarsah Suryadi DEA, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA dan Kepala Program Internasional Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Dwi Santoso PhD. Acara disuport Project Implementing Unit (PIU) IsDB UIN Walisongo ini dibuka oleh Rektor Prof DR H Muhibbin MAg.

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof Dr Muhibbin Mag menyatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat diketahui bagaimana agar universitas ini mendapatkan predikat bereputasi internasional. Beberapa langkah sudah dan sedang dilakukan, di antaranya infrastruktur kampus dan kini sudah memantapkan sebagai universitas penelitian.

“Universitas kami saat ini sudah diakui oleh masyarakat. Tetapi baru secara regional sedangkan diakui dunia kemungkinan pada 2038. Dengan usaha dalam kurun waktu lama pada saatnya nanti sudah bereputasi dunia,” kata Muhibbin saat menyampaikan sambutannya.

Wakil Rektor I UIN Walisongo Semarang DR H Musahadi MAg menjelaskan, semenjak alih status dari IAIN, UIN Walisongo telah memantapkan diri sebagai universitas penelitian (research university). Hal ini tergambar dari visi UIN Walisongo menjadi ‘Universitas Islam Riset Terdepan Berbasis pada Kesatuan Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan dan Peradaban pada Tahun 2038’.

“Menjadi universitas berkelas dunia adalah dambaan setiap perguruan tinggi, tidak terkecuali UIN Walisongo,” kata Musahadi.

Sebagai kampus berbasis riset, UIN Walisongo mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi dengan cara meningkatkan kualitas penelitian untuk kepentingan Islam, ilmu dan masyarakat. UIN Walisongo juga menerapkan kelembagaan secara profesional berstandar internasional.

Ditambahkan Musahadi, untuk menguatkan visi menjadi kampus riset dunia, secara teknis perlu dipersiapkan secara matang terkait desain pengembangan menuju universitas riset. Dengan demikian, kampus diharapkan memiliki daya saing dan daya sanding di dunia internasional, serta mendapat pengakuan dunia.

Seminar nasional diikuti sekitar 200 orang, dari seluruh civitas akademika UIN Walisongo yang terdiri dari pimpinan kampus, guru besar, dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, rektor PTKIS se-Jawa Tengah serta tamu undangan dari Perguruan Tinggi di Semarang dan sekitarnya.

Seminar dilaksanakan agar para peserta mendapat gambaran utuh mengenai world class university. Peserta diharapkan dapat menyaring, memetakan, mendesain dan memantapkan strategi UIN Walisongo sebagai salah satu perguruan tinggi Islam berkelas dunia. (El)