Home News Update UEA Singkirkan Jepang dari Piala Asia

UEA Singkirkan Jepang dari Piala Asia

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Sydney, 23/1 (Beritajateng.net) – Jepang tersingkir dari Piala Asia pada Jumat, ketika Uni Emirat Arab (UEA) secara mengejutkan menang adu penalti 5-4 atas sang juara bertahan pada pertandingan perempat final.

Pemain pengganti Ismail Ahmed memberikan hantaman terakhir setelah dua bintang Jepang Keisuke Honda dan Shinji Kagawa gagal mengeksekusi penalti dengan sempurna, untuk mengirim UEA ke putaran empat besar setelah pertarungan di Sydney yang berakhir dengan skor 1-1 setelah perpanjangan waktu.

Tim asal Teluk itu, yang menikmati laju terbaiknya di Piala Asia sejak finis sebagai “runner up” pada 1996, akan menghadapi tuan rumah Australia di semifinal setelah mereka menyingkirkan Samurai Biru.

UEA menggebrak sejak awal, penyerang Ali Mabkhout melepaskan sepakan voli keras saat pertandingan baru berlangsung tujuh menit untuk mencatatkan gol keempatnya di turnamen, namun menolak untuk merayakannya sebagai bentuk penghormatan terhadap Raja Arab Saudi Abdullah, yang meninggal dunia pada Jumat pagi.

Bagaimanapun, dengan Jepang yang terancam menelan kekalahan mengejutkan, pemain pengganti Gaku Shibasaki mencetak gol penyama kedudukan dari tepi kotak penalti pada menit ke-81, menyusul permainan cemerlang dari Honda.

Para pemain UEA, yang mengenakan pita hitam untuk menghormati meninggalnya Raja Arab Saudi, membuat frustrasi kubu Jepang dengan permainan operan mereka pada babak pertama, di mana pengatur permainan Omar Abdulrahman mengorkestrasi lini tengah.

Bagaimanapun, gol pembuka Makhbout tercipta melalui cara yang sederhana, ketika ia berlari menuju bola panjang dari Amer Abdulrahman untuk melepaskan sepakan kaki kanan yang tidak dapat dihentikan kiper Jepang Eiji Kawashima.

Jepang, sebaliknya, terlihat kehilangan ide setelah pelatih Javier Aguirre tidak mengubah susunan tim inti untuk pertandingan kempat secara beruntun, dan hanya memasukkan kaki-kaki segar setelah turun minum yang mengubah momentum.

Pemain pengganti Yoshinori Muto menyia-nyiakan peluang emas untuk merestorasi keunggulan ketika tandukannya melebar, sebelum Kagawa memaksa kiper UEA Majed Naser melakukan penyelamatan bagus.

Kapten Makoto Hasebe dan Honda berupaya terus menekan ketika Jepang melakukan segalanya untuk memasukkan gol ke gawang lawan, Kagawa kembali melepaskan tembakan melebar dengan sepakan terakhir sebelum wasit meniup peluit panjang sebagai sinyal berakhirnya waktu normal.

Jepang, yang memenangi Piala Asia untuk keempat kalinya pada 2011, nyaris mendapatkan gol kemenangan ketika tendangan bebas Shibasaki melebar, namun UEA mampu memaksakan adu penalti di mana, bagi kebanyakan orang, Honda dan Kagawa memberi kesempatan bagi Ahmed untuk menjadi pahlawan.(ant/bj02)