Home News Update Udinus Jalin Kerjasama Dengan Jeonju University Korea Selatan

Udinus Jalin Kerjasama Dengan Jeonju University Korea Selatan

519

udinus

Semarang, 21/10 (BeritaJateng.net) –¬†Setelah menjalin kerja sama erat dengan Kangwon National University di Korea Selatan, kini Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kembali dilirik oleh universitas ternama di negara yang sama. Jeonju University yang diwakili oleh Ko Sun Woo Ph.D selaku Kepala Urusan Internasional di universitas tersebut, berkunjung ke Udinus untuk membicarakan kerja sama yang bisa dilakukan.

Kedatangan rombongan dari Jeonju University ini diterima oleh jajaran rektorat Udinus diantaranya rektor Udinus Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom, Wakil Rektor III Dr. Pulung Nurtantio Andono, ST. M.Kom, Dekan serta kaprogdi dari masing-masing fakultas yang ada di Udinus.

Jeonju University adalah kampus tertua di Korea Selatan dengan 12 ribu mahasiswa dan memiliki area kampus seluas 20 hektar.

Ko Sun Woo mengungkapkan bahwa kampusnya memiliki banyak jurusan dengan konsentrasi yang beragam.

udinus

“Dengan 59 jurusan yang ada di Jeonju University, maka akan makin banyak kerja sama yang dapat dijalin dengan Udinus ini. Namun pokok-pokok kerja sama yang dijalin akan kami bicarakan lebih lanjut, agar kedua belah pihak dapat diuntungkan,” ungkap Sun.

Ia menilai atmosfir Udinus yang memang mengedepankan teknologi nampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi Jeonju University. Selain itu, mereka juga memiliki jurusan Desain Komunikasi Visual yang sama-sama diminati oleh mahasiswa di Korea Selatan.

Sementara itu, rektor Udinus Edi Noersasongko mengaku penjajakan kerjasama ini akan segera ditindaklanjuti untuk memperkuat kualitas pendidikan dan kerjasama antar negara.

“Utusan dari Jeonju University ini tentu saja kami sambut baik. Oleh karenanya kami akan merapatkan barisan untuk mempersiapkan kerjasama ini,” ujar Edi melalui surat keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Ia menambahkan, banyaknya kerja sama yang telah dilakukan Udinus dengan banyak universitas di luar negeri, memberi nilai plus tersendiri. Mulai dari Student Mobility, Fast Track, Joint Research, hingga Double Degree.

“Semoga kedepannya penjajakan ini meningkat menjadi realisasi kerjasama, yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa kami untuk memenuhi kompetensi global,” pungkas Edi. (BJT01)