Home News Update Udinus Gelar Workshop Rencana Strategi Dikti Hadirkan Pakar Pengembangannya

Udinus Gelar Workshop Rencana Strategi Dikti Hadirkan Pakar Pengembangannya

Semarang, 17/11 (BeritaJateng.net) –¬†Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) gelar workshop rencana strategi pendidikan tinggi yang tujuannya mempersiapkan penyusunan tiap tahun. Dihadiri oleh jajaran rektorat, guru besar, hingga dekan dan kepala program studi (kaprogdi) Udinus.

Diskusi yang antusias langsung terjadi antara jajaran civitas akademika Udinus dengan Pendidikan Tinggi (Dikti) di gedung G, kampus Udinus Jalan Imam Bonjol Semarang.

Rektor Udinus Dr. Ir. Edi Noersasongko., M.Kom menjelaskan penyusunan rencana strategi pendidikan tinggi menjadi krusial mengingat tingginya standar nasional, juga besarnya tantangan yang akan dihadapi Udinus di masa mendatang.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 49 tahun 2014, perguruan tinggi diharapkan mampu mencapai tujuan pendidikan tinggi, menjamin mutu pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, serta mampu melampaui standar nasional pendidikan tinggi.

“Udinus sendiri berusaha memenuhi masing-masing tujuan pendidikan tinggi tersebut. Untuk itu kami harap workshop ini dapat membuka wawasan para pemangku jabatan di Udinus, agar nantinya dapat menentukan rencana strategi yang sesuai standart,” jelas Edi melalui keterangan tertulis, Selasa (17/11).

Workshop yang menghadirkan Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso selaku pakar pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia ini, banyak membahas mengenai pentingnya universitas di Indonesia untuk dapat melampaui standar Dikti, agar mampu bersaing di kancah internasional dalam kewajibannya menyelenggarakan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Proses pembelajaran dengan beban waktu belajar, sarana prasarana, juga kompetensi dosen yang sesuai standar, akan mampu memberikan output lulusan yang mampu menguasai pengetahuan, ketrampilan khusus, dan sikap sebagai akademisi yang baik.

“Standarisasi penelitian juga akan mendorong lebih banyak publikasi akademis yang mampu dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu pengetahuan. Tidak ketinggalan standar nasional dalam pengabdian masyarakat akan meningkatkan teknologi tepat guna yang mampu mengatasi persoalan di masyrakat,” ungkap Djoko.

Mantan Dirjen Dikti inipun menyatakan keoptimisannya terhadap Udinus, mengingat Udinus memiliki pengalaman cukup matang.

“Selain itu komitmen memajukan dan meningkatkan mutu pendidikannya secara berkesinambungan yang dimiliki oleh Udinus, harusnya dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi yang lain,” tambah Djoko. (BJT01)