Home Lintas Jateng Turnamen Piala IKA SSB Jateng KU-2006 Menjaring Pemain Berkualitas

Turnamen Piala IKA SSB Jateng KU-2006 Menjaring Pemain Berkualitas

54
0
SSB SSS Semarang Vs SSB Binatama Tegal saat turnamen beberapa waktu yang lalu
           SEMARANG, 24/5 (BeritaJateng.net)  – Sebagai wujud kepedulian dan kecintaan kepada perkembangan sepakbola usia dini,  Ikatan keluarga besar sekolah sepakbola usia dini wilayah Jawa Tengah (IKA SSB JATENG)  kembali menggelar turnaman sepakbola usia dini. Kali ini turnamen yang akan di helat di lapangan Zebra, Pedurungan, Semarang, di ikuti kelompok usia 11 tahun atau kelahirian 2006.Turnamen IKA SSB Jawa Tengah 2017 yang akan dihelat tanggal 25 Mei bakal diramaikan sedikitnya 16 SSB se-Jawa Tengah. Turnamen yang juga menggodok pesepak bola yunior ini diperkirakan akan di ikuti sekitar 200 an anak.
             Darmaji ketua panitia mengatakan bahwa turnamen sengaja digelar sebelum ramadhan dan bertepatan dengan hari libur nasional tanggal 25 mei agar tidak mengganggu kegiatan belajar anak di sekolah. Sedangkan format menggunakan  4  pool dimana 1 pool di isi 4 ssb.
           “Turnamen sengaja di gelar jelang ramadhan, karena saat puasa banyak anak yang off latihan, Kita rencanakan formatnya ada 4 pool. 1 pool ada 4 tim ssb, dan nantinya ada juara 1,2, dan 3 bersama, hadianya uang pembinaan, piala,” paparnya, Rabu (23/05/2017).
            Dikatakannya, turnamen ini murni dari iuran dan talangan dari wali atau orang tua anak. Meski belum ada bantuan dari induk sepakbola Jateng terkait pendanaan,  namun IKA sebagai wadah berkumpul dan silaturahmi para orang tua dan pelatih ssb, bertekad secara berkala menggelar turnamen, sebagai ajang penggalian bakat pesepakbola usia dini.
             “Ada 16 SSB yang terlibat dalam turnamen tanggal 25 mei nanti,  ini yang kelima kalinya turnamen usia dini yang di gelar IKA,” tambahnya.
            Darmaji  yang juga dari salah satu orang tua di SSB Tugu Muda menjelaskan sebelum di Semarang , IKA juga menggelar turnamen usia dini di Wujil Kabupaten Semarang, Sragen dan di Boja kabupaten Kendal, dari kelimpok usia 10 hingga 14 tahun.
             “Harapannya dengan di gelarnya turnamen usia dini secara berkala, bisa memasyarakatkan olahraga sepakbola, dan potensi anak anak juga tergali, dan syukur alhamduliah siapa tahu kelak dari turnamen ini akan muncul bibit bita pesepakbola yang mengharumkan nama daerah dan bangsa,” tuturnya.
             Pria yang tinggal di Karangroto, Genuk, Semarang ini juga menambahkan Kompetisi usia dini sangat penting menjadi pondasi. Tidak hanya teknik dan skill yang diasah, tetapi juga belajar berkompetisi untuk bertanding secara jujur.
               “kami dari IKA Jateng sangat ketat dan screening atau pendataan anak anak yang terlibat dalam turnamen, agar tidak terjadi adanya pencurian umur, karena itu sangat merusak mental anak anak,” tegasnya pria 40 tahun ini.
           Di sisi lain Rika (30), salah satu orang tua dari SSB SSS Semarang menyambut antusias turnamen yang di gelar IKA Jateng. Alasan mengikutkan anaknya ke turnamen, juara bukan utama, namun yang penting anaknya bisa senang dan gembira serta mengasah ketrampilan anak.
            “Manfaat e ikut turnamen, untuk menguji kesebepars hasil dan perkembang anak itu ikut latihan bola, selain itu juga menambahkan jam terbang,” tutur Rika.
             Rika yang sudah 4 tahun mengantar jemput putranya berlatih bola menandaskan banyak hal positif anaknya berlatih bola di ssb.
            “Ya manfaat untuk anak yang pertama kesehatan dan fisik anak  agar terjaga, kemudian  mengenal teman lain selain lingkup sekolah, agar terhibdar pergaulan yang negatife”, tutupnya. (BW/EL)