Home DPRD Kota Semarang Tunjangan Guru di Semarang Paling Tinggi Se-Jateng

Tunjangan Guru di Semarang Paling Tinggi Se-Jateng

358

SEMARANG, 26/11 (BeritaJateng.net) – Tunjangan yang diterima oleh guru di Kota Semarang lebih tinggi dibanding kota/kabupaten lain di Provinsi Jawa Tengah. Pasalnya, guru tidak hanya mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG) melainkan juga ditambah dengan tunjangan perbaikan penghasilan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, Senin (25/11/2019).

“Guru PNS di Kota Semarang, tunjangannya kami setarakan dengan PNS yang lain, dengan memberikan tunjangan perbaikan penghasilan. Adapun untuk yang non ASN, 2020 nanti kami sesuaikan dengan UMK yang baru yakni Rp 2,715 juta,” papar Anang.

Dengan adanya TPG dan tunjangan perbaikan penghasilan bagi guru PNS, dia meminta kepada para guru di Kota Semarang tidak menggunakan seluruh tunjangan untuk kebutuhan konsumtif. Ia berharap, sebagian tunjangan dapat digubakan untuk membekali diri dan menambah kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka menghadapi era industri 4.0.

“Jangan semua (tunjangan) untuk kebutuhan konsumtif, tapi sisihkan untuk membeli peralatan minimal laptop yang up to date. Kemudian, guru harus belajar bagaimana mengajar menggunakan teknologi,” ujar Anang.

Ia melihat, penunjukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang baru ini akan membawa ke aeah perubahan sesuai dengan perkembangan era 4.0. Sehingga, guru dituntut untuk dapar membekali siswa dengan teknologi era saat ini.

Sementara, menurutnya, bekum seratus persen guru siao menghadapi era industri 4.0. Karena itu, dengan tunjangan yang tinggi, dia berharap guru bisa meningkatkan kualitas diri masing-masing.

“Jangan sampai aruran main berubah, mengajarnya masih model lama. Ini yang harus jadi perhatian bersama,” ucapnya.

Ditambahkan, pihaknya juga sudah menganggarkan untuk program pengembangan guru. Ia berharap, pemkot bisa memfasilitasi para guru agar siap menghadapi era perkembangan zaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri menuturkan, telah menyiapkan program peningkaran pembelajaran. Para guru akan mendapatkan pembelajaran yang nantinya bisa diterapkan saat mengajar peserta didik.

“Kami ada program peningkatan pembelajaran. Kami didik guru inti, kemudian guru inti akan memberikan pembelajaran kepada guru sasaran. Guru sasaran akan meneruskan kepada anak-anak,” paparnya. (El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here