Home News Update Tradisi Sepak Bola Api Sambut Bulan Puasa

Tradisi Sepak Bola Api Sambut Bulan Puasa

sepak bola api 3
Semarang, 17/6 (BeritaJateng.net) – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, Selasa malam (16/6) menggelar  tradisi sepakbola api. Tradisi unik tersebut  bertujuan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1436 Hijriah.
Permainan sepak bola api itu dilakukan di area kampus Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan(FITK) UIN Walisongo Semarang.
 
Panas dan sakit mungkin kata pertama kali yang terucap bagi kita yang tersengat api. Namun halnya dengan para mahasiswa pemain sepak bola api. Mereka justru bersemangat dalam menggiring bola dengan api yang berkobar untuk memasukan ke dalam gawang.
 
Butuh nyali besar untuk memainkan permainan yang sudah turun-temurun itu.
Kostum yang dikenakan pun bukan kostum layaknya pemain bola dilapangan pada umumnya. Namun dalam tradisi sepakbola api  dengan jumlah masing-masing tim lima pemain mengenakan sarung. Bahkan mereka juga tak memakai sepatu seperti pemain sepakbola biasanya.
 
Soim, koordinator acara mengatakan tradisi sepak bola api dilakukan untuk menyambut datangnya bulan puasa yang jatuh pada harikamis (18/6).
“Api diibaratkan godaan yang harus dikendalikan. dalammenjalankan ibadah puasa bisa mengendalikan amarah nafsu sahwat dan hal-halyang tercela,” ujarnya.
 
Sementara itu menurut Ahmad Muslim, seorang pemain sepak bola api menambahkan, butuh nyali besar dalam memainkan permainan sepak bola api. Selain persiapan fisik, mereka juga diharuskan siap mental untuk menjaga keselamatan.

“Selain latihan menendang bola api, kita psikologi kita juga harus siap.Sebab bolanya ada apinya dan tidak layaknya bola biasa,” ujarnya.

 

Sebelum permainan sepak bola api dimulai diawali dengan atraksi semburan api oleh para pemain. Sementara Bola yang digunakan juga menggunakan bola khusus yang terbuat dari sabut kelapa. Kemudian sabut kelapa yang dibuat bundar itu direndam ke dalam minyak tanah dan disulut api hingga terbakar. (BJ15)