Home Headline TPQ Berubah Fungsi Jadi Ajang Pentas Dangdut

TPQ Berubah Fungsi Jadi Ajang Pentas Dangdut

336
0
Aksi Protes Warga Tak Terima TPQ di Sayung Demak Berubah Fungsi Jadi Ajang Pentas Dangdut
       Demak, 2/1 (BeritaJateng.net) – Tidak terima Tempat Pendidikan Al-Quran ( TPQ) dipakai sebagai ajang pentas musik Dangdut, ratusan warga Desa Dombo, kecamatan Sayung, Demak, mendatangi kantor balai Desa Dombo, mereka menuntut kepada Kepala Desa agar segera mencopot Kepala Sekolah TPQ Paud Assalam yang sekaligus menjabat sebagai Sekdes Desa Dombo, lantaran dinilai sudah melanggar etika.
       Menurut koordinator warga, Hambali, menyampaikan, bahwa tindakan yang dilakukan oleh kepala Sekolah TPQ tersebut sangat tidak bermoral, mengingat tempat pendidikan yang seharusnya digunakan sebagai tempat belajar mengajar, ini malah dijadikan ajang musik dangdut yang sama sekali tidak ada manfaatnya.
       “Kami minta kejelasan dari Kepala Desa, agar segera memecat kepala sekolah tersebut, bagai manapun juga kepala desa punya sedikit wewenang untuk hal itu,” tegas Hambali.
        Dengan membawa spanduk dan poster bertuliskan protes keras, warga yang sebagian besar ibu rumah tangga tersebut merasa khawatir atas perilaku kepala sekolah TPQ tersebut (Yassin) yang dianggap sangat besar dampaknya terhadap anak – anak mereka yang menimba ilmu di tempat tersebut.
        “Harusnya sebagai kepala sekolah bisa membedakan mana tempat hiburan dan mana tempat pendidikan, dampak negatifnya besar itu, yang menambah miris itu kalau siswa meniru hal tersebut,” ucap Kastini.
       Sementara itu menurut Kepala Desa Dombo, Muttaqin, mengatakan, bahwa kejadian memalukan tersebut tidak ada konfirmasi maupun pemberitahuan secara tertulis dari penyelenggara, terkait digelarnya pentas dangdut di TPQ Paud Assalam, secara kelembagaan dirinya merasa kecolongan akan hal ini yang mengakibatkan kantor nya di datangi ratusan warga.
        “Saya berharap warga bersabar dulu, kita akan komunikasikan kepada pihak yayasan TPQ tersebut, kenapa bisa sampai ada kegiatan yang tidak pantas tersebut,” pungkas Muttaqin. (BW/El)