Home Ekbis TPID : Jaga Kestabilan Harga Dengan Kerjasama Perdagangan Antar Daerah

TPID : Jaga Kestabilan Harga Dengan Kerjasama Perdagangan Antar Daerah

844
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 21/10 (BeritaJateng.net) – Provinsi Jawa Tengah pada September 2015 mengalami deflasi sebesar 0,15%. Deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah.

Deflasi terjadi di seluruh kota pantauan IHK di Jawa Tengah, kecuali Cilacap yang mengalami inflasi sebesar 0,06% (mtm) dan Kudus 0,28% (mtm).

Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah Iskandar Simorangkir mengatakan, sejak menjadi kota pantauan, inflasi di Cilacap dan Kudus seringkali berada diatas inflasi Jawa Tengah, meski trennya cenderung menurun.

Selain Kudus, tiga Kabupaten/Kota di eks-Karesidenan Pati juga mengalami inflasi, yaitu Jepara sebesar 0,16% (mtm), Blora sebesar 0,20% (mtm), Pati sebesar 0,27% (mtm).

“Mengingat cukup besarnya tantangan inflasi di wilayah eks-karesidenan Pati, maka TPID Jawa Tengah telah melaksanakan Rapat Koordinasi Wilayah (rakorwil) dengan TPID se-eks karesidenan Pati pada Kamis 15 Oktober 2015 kemarin di Kudus,” ujar Iskandar Simorangkir yang juga merupakan Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Jawa Tengah.

Menurutnya, rapat yang dipimpin langsung oleh Plh Sekda Jateng, Bapak Djoko Sutrisno selaku Ketua TPID Provinsi Jawa Tengah membahas poin-poin penting sebagai berikut:

1) Informasi permasalahan harga di masing-masing daerah, baik dari sisi supply maupun demand.

2) Usulan program kerja untuk mengatasi permasalahan harga tersebut.

3) Potensi pengembangan kerjasama antar daerah.

Dalam rapat Rapat tersebut menyepakati komitmen seluruh perwakilan TPID untuk menjaga kestabilan harga di wilayahnya masing-masing melalui kerjasama perdagangan antar daerah.

“Melalui kerjasama tersebut, diharapkan ketersediaan pasokan komoditas pangan dapat terjaga. Disamping itu, upaya perbaikan sistem distribusi, tata niaga dan sistem logistik komoditas pangan strategis juga akan diprioritaskan,” paparnya. (Bj)