Home Headline Tour de Borobudur 2019 Bertema Bebas Sampah Plastik

Tour de Borobudur 2019 Bertema Bebas Sampah Plastik

36
Tour de Borobudur 2019 Bertema Bebas Sampah Plastik

Semarang, 29/10 (BeritaJateng.net) – Pesta Sepeda terbesar Jawa Tengah yakni Samba Tour de Borobudur 2019 akan kembali digelar mulai 2-3 November kedepan, dengan mengusung konsep Go Green menghilangkan berbagai materi plastik baik untuk minum maupun makanan peserta.

Koordinator kegiatan Samba Tour de Borobudur 2019, Hendra Dharmanto menjelaskan untuk menggantikan kemasan plastik, panitia akan menyediakan spot pengambilan minum (water station) di setiap titik pemberhentian.

“Snack juga kita bebas kemasan plastik. Kita nanti banyak membut water station. Jadi konsep go green nya kena, bebas sampah sembari menikmati alam Jawa Tengah,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk rute TDB pun 100% rute baru. Berbagai tempat eksotis dan pengalaman bersepeda sekaligus berwisata pun sudah disiapkan panitia. Pada hari pertama, peserta akan memulai start dari Kota Semarang, menuju Demak kemudian ke Api Abadi Mrapen dan di lanjut ke Kabupaten Semarang, Salatiga, Boyolali dan berakhir di de Tjolomadue.

“Di Api Abadi nanti akan digelar King of Mountain (KOM), dan di finish hari pertama, peserta akan diajak menyantab soto khas tjolomadue sembari menikmati museum,” ungkapnya.

Lanjutnya, pada hari kedua, rute yang akan dilintasi peserta dimulai dari Tjolomadue menuju Klaten, Candi Sewu dan berakhir di Candi Borobudur, Magelang. Rute yang dipilih panitia pun merupakan rute pedesaan yang membelah alam Jawa Tengah.

“Rute ini amat panjang. Total 250 KM. Kami sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan terkait untuk turut membantu mengamankan rute selama ajang. Mengingat kami tidak menutup seluruh akses bagi pengguna jalan yang lain,” tambahnya.

Hendra meminta kepada masyarakat agar turut membantu dalam menyukseskan acara Samba Tour de Borobudur 2019. Menurutnya kegiatan ini juga dalam rangka mendukung upaya pemerintah mendongkrak pariwisata di Indonesia.

TDB 2019 sendiri mendapat dukungan Forkompinda setiap daerah yang dilintasi, Dinas perhubungan dan pengawalan ketat Polda Jawa Tengah.(AK/El)