Toleransi Pelanggaran Perubahan Jalur, Masih 100 Hari

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi Memberikan Penjelasan Terkait Perubahan Jalur
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi Memberikan Penjelasan Terkait Perubahan Jalur

Semarang, 08/01 (Beritajateng.net) Satuan Lalulintas Polrestabes Semarang, akan menindak tegas bagi pengendara yang melanggar jalur baru terkait pelaksanaan satu arah di Kota Semarang.Penindakan tegas ini akan dilaksanakan setelah 100 hari massa pemberlakuan satu arah. Selama 100 hari kedepan, jika ada pengguna jalan yang masih melewati, akan diberikan toleransi hanya pemberitahuan dan tidak ditilang.
Hal ini disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatot Effendi, usai melakukan pemantauan dilapangan, terkait pemberlakuan satu arah di dua jalan protokol di Kota Semarang. Menurutnya berdasarkan Undang-Undang dan peraturan Kapolri atau perkab, setelah 100 hari kedepan, baru diperbolehkan penindakan. Untuk sementara ini, pihak kepolsian hanya akan melakukan sosialisasi dan peneguran kepada pelanggar.
Pada saat percobaan 100 hari ini, Satuan Lalulintas Polrestabes Semarang, bersama instansi terkait, yaitu Dinas Perhubungan Kota Semarang dan Pemerintah Kota Semarang, akan melakukan evalusi. Evaluasi dilakukan terkait marka dan lampu traffic light, apakah nantinya perlu dilakukan perbaikan.untuk lampu traffic light, terkait durasi atau waktunya. “ Kami akan lakukan sesuai peraturan Kapolri, saat ini masih ada toleransi. Selama 100 hari ke depan pelanggaran hanya akan diingatkan saja, tidak ditilang. Kami juga masih akan mengevaluasi berbagai hal, seperti penempatan marka jalan dan pengaturan durasi lampu traffic light. Nanti dilihat apakah durasi lampu pada warna tertentu terlalu lama atau terlalu cepat, aka nada perubahan,” ungkap Kasatlantas..
Pemberlakuan satu arah sendiri dimulai pada hari Kamis, tanggal 5 Januari lalu, yang dilakukan di sejumlah jalan protokol. (BJ/NG)

SHARE

Tulis Komentar Pertama