Home Hukum dan Kriminal Tolak Ganti rugi, BPN Kendal Didemo

Tolak Ganti rugi, BPN Kendal Didemo

Kendal, 26/1 (BeritaJateng.net) – Ratusan warga Tejorejo Ringin Arum Kendal yang lahannya terkena proyek pembangunan jalan Tol Batang Semarang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Jalan Tol (FKMT) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendal dan alun-alun Kendal.

Mereka menuntut agar pembayaran ganti rugi lahan bakal jalan tol harus manusiawi sebagaimana disampaikan Ketua FKMT ,Sumadi yang meminta agar pemerintah tidak  tutup mata dalam kasus yang menyengsarakan rakyat ini.

“Kami minta pemerintah memberikan harga yang manusiawi guna ganti untung lahar warganya yang terkena proyek tol,” tegasnya.

Kemudian Sumadi pun meminta agar oknum aparat pemerintah, termasuk aparat Desa tejorejo yang disinyalir melakukan KKN agar diusut tuntas.

“Kami mendesak aparat yang terlibat KKN diusut tuntas,” imbuhnya. 

Sementara itu Kepala BPN Kendal , Usman menjelaskan jika pihaknya selama ini melakukannya secara normatif dan kalau tidak puas bisa digugat melalui pengadilan.

“Ya kami normatif, dan jika tidak puas bisa ke Pengadilan,” tuturnya saat bertemu dengan para perwakilan pendemo.

Selanjutnya Ketua LSM Progres Jateng, Bambang yang selama ini melakukan pendampingan warga yang terkena proyek jalan tol menegaskan jika ganti rugi yang akan dibayarkan penerintah sangat jauh dari harapan masyarakat, karenanya kami meminta pihak-pihak terkait agar memberikan ganti untung yang memadai bagi warganya.

“Intinya kami mendampingi warga agar mendapat gamti untung yang memadai” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui aksi unjukrasa  ini dipicu adanya kekurangtransfaranan dalam pembayaran ganti rugi lahan warga yang terkena proyek jalan tol Batang Semarang yang hanya dihargai Rp 220 ribu setiap meternya, sedangkan lahan mereka termasuk lahan subur yang saat ini masih menjalankan program penanaman PAJALE (Padi, Jagung dan Kedelai) dan para petani menuding ada oknum lain yang mempermainkan harga lahannya. 

Aksi unjuk rasa ini dimulai sejak pukul 10.20 wib hingga 12.50 wib yang diawali di kantor BPN Kendal kemudian dengan jalan kaki menuju Alun-alun Kendal  dan mereka diterima Assisten Bambang Winarno dan Kepala satpol PP Kendal, Toni mendengarkan tuntutan perwakilan para pengunjuk rasa. (Bj)