Home Kesehatan TNI dan Pemkab Pekalongan Gelar Baksos KB-Kes

TNI dan Pemkab Pekalongan Gelar Baksos KB-Kes

1239
0
Para peserta mendaftar kepesertaan KB di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 407 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan.
        KAJEN, 12/10 (BeritaJateng.net) –  Untuk mendukung program perintah dalam hal kesejahteraan masyarakat, TNI dan Pemkab Pekalongan menggelar kegiatan bakti social berupa Keluarga Berencana Kesehatan (KB-Kes) di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 407 Wonopringgo Kabupaten Pekalongan kemarin.
        Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMD P3A PPKB) Kabupaten pekalongan M Afib mengatakan, kegiatan TNI KB-Kes telah dilaksanakan selama dua bulan yakni dari September dan Oktober sekaligus untuk peringati Hari Ulang Tahun TNI Ke-73.
       Sampai saat ini kami sudah melayani 241 orang, dan khusus untuk acara hari ini ada 100 peserta terlayani atau melakukan pemasangan implant dan IUD. Pada tanggal 17 Oktober nanti juga ada 18 orang akan melakukan medis operasi pria (MOP), katanya.
        Menurutnya, program ini untuk menjaring akseptor baru dan meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam program KB. Hal tersebut dikarenakan salah satu indikator keluarga sejahtera diantaranya ikut serta dalam program keluarga berencana.
        “Untuk MOP sendiri awalnya kurang diminati, pada tahun 2016 jumlahnya hanya 2 orang. Pada tahun 2017 meningkat menjadi 11 orang dan pada tahun 2018 ditargetkan ada 35 orang namun saat ini sudah ada 60 orang serta diprediksi akan ada tambahan,” ujarnya.
        Dikatakannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan bagi pasangan suami istri, diantaranya dengan menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang atau MKJP seperti dengan IUD, implant, MO, selain menggunakan suntik, pil dan alat kotrasepsi.
         Selain dengan TNI, untuk menyukseskan program KB, kami juga bekerjasama dengan Polri dan organisasi masyarakat seperti Muslimat, dan Aisyiyah, pungkasnya didampingi Kepala Seksi KB Sutini Widiawati.
        Sementara itu, Komandan Kodim 0710 Pekalongan Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Ridha mengatakan, program KB adalah salah satu aspek yang memiliki hubungan signifikan dengan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
        “Apabila program keluarga berencana tidak berhasil maka untuk menata kesehatan ke depannya akan lebih sulit, sedangkan laju pertumbuhan penduduk berpotensi kuat menjadi ancaman nasional jka tidak diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
        Untuk menyukseskan bakti sosial TNI-KB Kesehatan ini, kata dia, perlu peran serta dari seluruh institusi pemerintah dan elemen masyarakat. Sebab kerjasama program KB Kesehatan merupakan program lintas sektoral dilaksanakan secara terpadu yang mempunyai komitmen kuat untuk peduli pada masalah kesehatan masyarakat. “Mudah-mudahan dengan ini apa yang menjadi tujuan bisa tercapai,” tandasnya. (St/El)