Home Lintas Jateng TMMD Terbukti Menyatukan Warga dan TNI

TMMD Terbukti Menyatukan Warga dan TNI

35
0
Warga bersama TNI Kodim 0715 Kendal bergotong royong membangun jalan desa setempat dalam program TMMD Reguler ke 100 di Desa Jungsemi, Kangkung, Kendal. 
          KENDAL, 5/10 (BeritaJateng.net) — Kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam membangun benar-benar telihat dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 100 di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung Kendal.  Terbukti, meski mesin molen untuk mengaduk semen dan pasir rusak, warga tetap melakukan pengecoran secara manual.
            Udara yang panas akibat terik matahari tak menyurutkan niat mereka untuk menuntaskan pembangunan jalan dengan cara rabat beton. Malah meski kondisi masin molen beton rusak , warga dan aparat TNI Kodim 0715 Kendal terlihat semangat.
            TMMD Kendal tahun anggaran 2017 Kodim Kendal sasaran pembangunan infrstruktur desa yakni berupa pengecoran jalan desa di Desa Jungsemi sepanjang 1,6 kilo meter. Pelaksanaan pengecoran jalan desa tetap dilakukan tim Satgas TMMD bersama dengan puluhan warga desa setempat. Aparat TNI sebgaian mengaduk bahan baku material rabat beton berupa pasir, batu dan semen secara manual.
             Sebagian lainnya mengambil bahan material menggunakan material yang jaraknya lumanyan jauh. Begitupun warga, mengangkut adukan tersebut menggunakan troli maupun ember dan meratakan pada mal jalan yang telah disiapkan sebelumnya.
             Perwira Seksi Teritorial (Pasiter)  Kapten Inf Subkhan  mengatakan, meski mesin molen ngadat pengerjaan rabat beton jalan desa Jungsemi ini tetap dilakukan. Hal ini untuk mengejar target yang ditentukan, karena waktunya terbatas.
Warga bersama TNI Kodim 0715 Kendal bergotong royong membangun jalan desa setempat dalam program TMMD Reguler ke 100 di Desa Jungsemi, Kangkung, Kendal. 
Warga bersama TNI Kodim 0715 Kendal bergotong royong membangun jalan desa setempat dalam program TMMD Reguler ke 100 di Desa Jungsemi, Kangkung, Kendal.
             “Selain itu juga kita mengantisipasi cuaca yang sudah mulai kerap turun hujan. Jika sampai turun hujan berhari-hari, maka pekerjaan ini akan terhambat. Ini malah molennya ngadat, jadi dikerjakan secara manual,” tuturnya.
            Dengan target tersebut membuat kerja Satgas TMMD dan warga masyarakat menjadi lebih intensif dan ekstra, baik dalam mengangkut material maupun dalam proses pengadukan material menjadi bahan jadi untuk pengecoran.  “Saya sendiri salut dan merasa terenyuh melihat kebersamaan masyarakat dengan tentara dari suasana TMMD tahun ini,” akunya.
              Ia mengaku, baik warga maupun TNI benar-benar bisa membaur, bahkan menurutnya seperti tidak jarak. “Memang seperti inilah tujuan dari TMMD, tidak lain adalah untuk membangun bangsa dan menyatukan masyarakat dengan TNI. Sehingga negara ini bisa maju dan tidak mudah dipecah belah,” akunya.
              Salah seorang warga, Ghofar, 35, mengatakan senang dengan kegiatan TMMD di Desanya. Warga mengaku malu jika tidak bekerja keras, karena sudah dibantu TNI dengan kegiatan TMMD tersebut. “Ya harus semangat, karena kalau bukan warganya, siapa yang akan membangun desa ini,” katanya.
              Komandan Kodim (Dandim) Kodim 0715 Kendal menyebutkan sejauh ini untuk program fisik, seperti rabat beton jalan desa Kankung dengan volume 1.550x 3 M x 12 CM. “Untuk pekerjaan gorong-gorong dengan panjang 6 M, lebar 1,6 M, tinggi 1,2 M juga sudah mulai dikerjakan,” kata Dandim Hendro.
              Dikatakannya, jika pekerjaan saluran irigasi sawah panjang 1.000 meter juga sudah dikerjakan bersama-sama masyarakat. Kemudian pekerjaan lainnya saluran tambak panjang 2.000 meter persegi juga masih dalam proses pengerjaan.
               Dandim menyatakan, program fisik TMMD ini banyak menitiberatkan pada sarana dan fasilitas umum berupa pembukaan jalan kantong produksi, pembuatan saluran irigasi, perbaikan jembatan, dan lain sebagainya. (sty/el)