Home Lintas Jateng TMMD Ke 94, Bukti Nyata Kemanunggalan TNI Terhadap Rakyat

TMMD Ke 94, Bukti Nyata Kemanunggalan TNI Terhadap Rakyat

Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri didampingi Bupati Batang beserta seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten membuka TMMD, dilanjutkan meninjau stand bazar dan meninjau lokasi jalan yang akan dibangun.
Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri didampingi Bupati Batang beserta seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten membuka TMMD, dilanjutkan meninjau stand bazar dan meninjau lokasi jalan yang akan dibangun.
Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri didampingi Bupati Batang beserta seluruh jajaran Forkompinda Kabupaten membuka TMMD, dilanjutkan meninjau stand bazar dan meninjau lokasi jalan yang akan dibangun.

Batang, 7/5 (BeritaJateng.net) – Genderang pembukaan TNI Manuggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 94 secara resmi dan serentak di 61 Kabupaten/Kota diseluruh wilayah tanah air Indonesia telah dibuka, Kamis (7/5). Kegiatan tersebut, sebagai bentuk pengabdian terhadap rakyat dan kemanunggalan TNI dalam membantu program pembangunan daerah.

Sementara, pembukaan TMMD Reguler ke 94 secara nasional dipusatkan di desa palangan, kecamatan sekotong, kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Daerah ini merupakan bagian dari wilayah tugas tanggung jawab Kodim 1606/Lombok Barat, Korem 162/wira Bhakti, Kodam IX/Udayana.

Dandim 0736 Batang Letkol Andiek Prasetyo Awibowo selaku Perwira Pelaksana mengatakan untuk di wilayah Kabupaten Batang sendiri, kegiatan TMMD Reguler ke 94 dengan menggunakan anggaran tahun 2015 terpusat di Desa Amongrogo Kecamatan Limpung.

“Program TNI Manunggal Membangun Desa adalah kelanjutan program ABRI masuk desa (AMD) yang telah dimulai sejak tahun 1980,” katanya.

Dijelaskan, selama 35 tahun program lintas sektoral yang dilaksanakan secara terpadu antara TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah non Kementerian dan masyarakat ini telah menghasilkan capaian yang tidak sedikit di seluruh pelosok tanah air.

“Program TMMD dilakukan secara terintegrasi dan meilibatkan segenap komponen bangsa, baik unsur pemerintah, maupun instansi non pemerintah bersama masyarakat. Pada hakekatnya merupakan wujud nyata dari penerapan budaya gotong royong,” jelasnya.

Sebagai bentuk pembangunan dalam kegiatan TMMD tahun ini, yakni dengan sasaran fisik pembuatan jalan telford sepanjang 760 m x 3 m, pembuatan tebing penahan jalan 243,9 meter, bantuan dari Kementerian Pertanian RI berupa bibit rambutan 800 bibit dan bibit jambu citra 1000 bibit.

Serta, bantuan dari Kementerian Agama RI Mukena, buku agama, Al-Qur’an, uang Rp. 50 juta untuk masjid dan keramik untuk Madrasah Diniyah Miftahul Huda yang ada di Desa Amongrogo sebagai tempat dilaksanakannya program kegiatan TMMD.

Sedangkan untuk sasaran non fisik yakni mengenai penyuluhan pertanian dan penghijauan, penyuluhan perikanan dan peternakan, penyuluhan bela negara dan kamtibmas, penyuluhan AIDS, HIV dan Narkoba, penyuluhan KB Kesehatan dan penyuluhan tentang bahaya ISIS.

Untuk jumlah dana sebesar Rp. 234.303.000,- yang terdiri dari APBD Provinsi Rp. 150.000.000,-, dari APBD Kabupaten Batang Rp. 54.303.000,- dan untuk dana upacara Buka Tutup Rp. 10.000.000,- serta swadaya dari masyarakat senilai 20 juta rupiah.

Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri menyerahkan peralatan kerja
Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri menyerahkan peralatan kerja

Kepala Staf Angkatan Darat Selaku penanggung jawab operasional TMMD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melalui Komandan Brigadir Infantri 4/ Dewa Ratna Indra Heri selaku Inspektur Upacara mengatakan pada kegiatan TMMD kali ini diharapkan dapat mencapai hasil serta sejalan dengan semangat yang terkandung dalam tema TMMD ke 94.

Yakni, Dengan semangat kemanunggalan, TNI,Polri, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Seluruh Komponen Bangsa lainnya, Kita Laksanakan Percepatan Pembangunan Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Pedesaan. (BJ19)