Home News Update TK IT Harapan Bunda Semarang Ajak Anak Didik Simulasi Pemadaman Kebakaran

TK IT Harapan Bunda Semarang Ajak Anak Didik Simulasi Pemadaman Kebakaran

1855

Semarang, 10/2 (BeritaJateng.net) – Menghargai setiap pekerjaan dan profesi yang ada, baik itu usaha pelayanan serta memiliki gambaran bahwa semua pekerjaan adalah mulia ini penting ditanamkan sejak usia dini. Memunculkan rasa bangga dan bersyukur dari beberapa profesi, seperti Pemadam Kebakaran, Guru, Dokter dan masih banyak lagi.

Seperti yang dilakukan sekolah TK IT Harapan Bunda Semarang dalam materi pembelajarannya bertema pekerjaan atau profesi, setiap satu bulan sekali anak-anak dari sekolah tersebut melakukan kunjungan ke tempat-tempat tertentu. Kali ini mereka berkunjung ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang.

Kepala Sekolah TK IT Harapan Bunda Semarang, Mardiah., S.Pd menuturkan jika anak-anak yang jumlahnya 139 dari 9 kelas diajak untuk mendapatkan pembelajaran yang menyenangkan tetapi juga memiliki makna lebih.

“Anak-anak jadi tahu bagaimana cara kerja tim pemadam kebakaran, seperti apa mobilnya, dan alat-alatnya. Mereka juga diajari simulasi cara memadamkan api,” kata Mardiah saat diwawancari di sela-sela simulasi siswanya, Rabu (10/2) siang.

IMG_20160210_102451

Mardiah menambahkan bahwa pekerjaan memadamkan api adalah profesi yang mulia. Anak-anak juga diajak berkeliling naik mobil pemadam kebakaran.

Untuk Guru dari TK IT Harapan Bunda sendiri setelah satu bulan menerangkan tema tentang profesi, salah satunya pekerjaan pemadam kebakaran, lanjutnya, anak-anak juga diberi lagu khusus bertema pemadam kebakaran gubahan dari guru-guru TK IT Harapan Bunda.

“Guru-guru memberikan arahan kepada anak-anak agar lebih paham betapa mulianya pekerjaan menjadi pemadam kebakaran dan bisa lebih empati serta berterima kasih kepada tim pemadam kebakaran,” ujar Mardiah.

Pihaknya berharap mudah-mudahan anak-anak tumbuh dewasa dan cita-citanya bisa sesuai dengan keinginan, bakat serta minatnya.

Demikian juga Kepala Seksi Kasi Hubungan Sektoral dan Teritorial Pembinaan dan Penyuluhan Dinas Kebakaran Kota Semarang, Kus Triwandono, saat menerangkan, pihaknya mengaku anak-anak sangat antusias dan ingin tahu apa yang diperagakan, yang dipakai oleh tim pemadam kebakaran, baik itu dari alat-alat seperti jaket, helm dan atribut lainnya.

“Senangnya naik mobil pemadam kebakaran dengan suara sirinenya. Anak-anak juga ingin melihat tayangan CD tentang profesi pemadam kebakaran,” tutur Kus saat diwawancarai di lokasi simulasi, Rabu (10/2) siang.

Kus menambahkan bahwa hal ini bisa membuka pikiran anak-anak jika main api itu sangat berbahaya.
buy amitriptyline online nouvita.co.uk/wp-content/languages/new/amitriptyline.html no prescription

Diterangkannya, anak-anak juga akan diajak membawa ember yang berisi air untuk memadamkan api yang dibuat oleh tim pedamam kebakaran.

“10-15 anak memegang ember, untuk mematikan api, ini mengajarkan bahwa memadamkan api tidak semudah yang kita bayangkan.Teori dan praktik sangatlah berbeda,” kata Kus.

Dijelaskan Kus, mayoritas yang mengikuti simulasi adalah anak-anak TK Besar, karena untuk usia Paud masih terlalu berbahaya, bahkan memegang ember saja mereka belum kuat.

“Anak-anak Paud tidak praktik, mereka hanya kunjungan seperti biasa,” jelasnya.

Menurut Kus, yang datang untuk kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran tidak hanya anak TK, bahkan dari Mahasiswa, SMA, SMP, dan SD juga ada.

“Yang penting mereka mau belajar.
buy aciphex online nouvita.co.uk/wp-content/languages/new/aciphex.html no prescription

Ada 25 orang dari tim kami yang siap mendampingi para siswa,” imbuhnya.

Tujuan dari kegiatan ini agar anak-anak bisa menjauhi bahaya api yang memakan korban serta melenyapkan harta benda. Selain itu, juga mendidik yang bersangkutan untuk menjaga keluarganya.
buy zoloft online nouvita.co.uk/wp-content/languages/new/zoloft.html no prescription

(BJT01)

Advertisements