Home Headline Tinjau Panti Sudagaran, Anggota Komisi C Dilapori Kekurangan Ruang Kamar

Tinjau Panti Sudagaran, Anggota Komisi C Dilapori Kekurangan Ruang Kamar

931
0

BANYUMAS, 18/11 (beritajateng.net) – Anggota Komisi C DPRD Jateng dalam kunjungan kerjanya di Panti Sosial Lanjut Usia Sudagaran Banyumas mendapat keluhan terkait terbatasnya ruang untuk kamar penerima manfaat. Hal ini disebabkan banyaknya warga lanjut usia yang antri masuk panti.

Anggota Komisi C Sidi Mawardi mengungkapkan, saat ini Panti Sudagaran menampung 90 orang terdiri dari 69 orang tua dan 21 anak. Sedangkan yang masuk daftar tunggu jumlahnya banyak. Pihaknya mendesak Dinas Sosial untuk menganggarkan penambahan ruangan.

“Panti ini sangat membutuhkan tambahan ruangan, ruang yang ada sudah penuh sesak. Saya harapkan Dinsos Jateng segera menganggarkan penambahan ruang,” ungkapnya saat meninjau fasilitas ruangan di Panti Sudagaran Banyumas, Sabtu (17/11).

Sidi menjelaskan, penambahan fasilitas panti sudah mendesak karena saat ini masih banyak ditemukan warga miskin dan anak terlantar di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.

“Ini sudah menjadi kewajiban negara untuk memelihara warga miskin dan anak terlantar,” katanya.

Lebih lanjut Politisi Partai Golkar ini mengharapkan agar Pemprov Jateng khususnya Dinas Sosial bisa menjadikan Panti Sudagaran sebagai Panti yang sesuai standar dan menjadi rujukan bagi panti panti yang ada di Banyumas.

Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto berjanji akan melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Jateng Nurhadi Amiyanto terkait keluhan pengelola panti tentang kapasitas ruangan dan banyaknya warga miskin yang antri.

“Saya akan koordinasikan dengan pak Nurhadi agar bisa segera dianggarkan penambahan ruangan di panti ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Asfirla yang akrab disapa Bogi ini mengapresiasi upaya yang dilakukan Dinas Sosial Jateng yang sudah melengkapi fasilitas yang ada di Panti Sudagaran sehingga penerima manfaat bisa lebih nyaman.

“Ini kasur kasurnya sudah bagus. Saya dan pak Nurhadi akan terus memperhatikan hal hal seperti ini,” pungkasnya.

(NK)