Home Headline Tingkatkan Solidaritas Lewat Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku

Tingkatkan Solidaritas Lewat Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku

1252
0
Preskon Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku yang Di Gelat Di Semarang.

Semarang, 20/10 (BeritaJateng.net) – Konser Kebangsaan Bela Indonesiaku yang akan digelar di gedung Balairung Universitas PGRI Semarang Jawa Tengah, Sabtu (20/10) hari ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas untuk generasi muda.

Hal tersebut diutarakan oleh Direktur Program dan Produksi RRI Soliman Yusuf, saat jumpa pers di Gedung RRI Semarang. Ia menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan RI menggelar Konser  bertemakan ‘Kebangsaan Bela Indonesiaku, solidaritas untuk bangsa’.

Rencananya, konser tersebut bakal dimeriahkan oleh penyanyi lintas generasi, diantaranya Didi Kempot, Lucky Idol, Debora, Aldi dan Wizzy. “Konser tersebut dimaksudkan untuk memberikan edukasi wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada generasi muda,” ungkapnya.

Sebelum konser dimulai, lanjutnya, juga digelar dialog kebangsaan di Auditorium Prof. Sudharto Universitas Diponegoro (Undip) Tembalang. Rangkaian kegiatan tersebut, merupakan program dari RRI pusat yang mendapatkan dukungan Kementerian Pertahanan dan Kementerian Kominfo RI.

“Konser musik ini gratis tanpa dipungut biaya, jadi semuanya bisa nonton di Balairung Upgris besok karena juga akan ada hadiah menarik berupa sepeda motor untuk penonton yang beruntung,” jelasnya.

Dikatakannya, konser Kebangsaan ini rutin digelar setiap tahunnya, Semarang sendiri merupakan konser terakhir dari lima konser serupa di berbagai kota lainnya.

Ia menargetkan 5000 penonton hadir dalam konser tersebut, tak hanya itu, rencananya akan dilakukan penggalangan donasi untuk korban gempat di Palu dan Donggala.

Dirjen Potensi dan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Ahmad Sugiono menjelaskan jika saat ini generasi muda atau generasi milenial sudah terpapar ideologi asing, dan tanpa didasari menggerus rasa nasionalisme. “Kami coba menguatkan generasi milenial, karena saat ini generasi muda kita lebih suka budaya negara lain dibandingkan budayanya sendiri,” ujarnya.

Konser itu sendiri, lanjut dia menyasar generasi muda karena menghadirkan beberapa artis kenamaan yang juga masih masih berusia muda. Menurut dirinya melalui seni dan budaya bisa dijadikan ajang menyampaikan pesan kebangsaan kepada generasi muda. “Wizzy misalnya, kami pilih karena unsur kedekatan umur dengan audience sasaran, jadi pesan kebangsaannya, nasionalisme dan solidaritasnya bisa sampai,” tuturnya.

Terpisah, Wizzy, penyanyi muda asal Surabaya menjelaskan jika melalui sosial media dan kemajuan teknologi, generasi muda mudah dipecah belah karena minimnya rasa nasionalisme. “Acara semacam ini saya harapkan bisa meningkatkan awarness tentang persatuan dan kesatuan serta bela negara,” tambahnya. (AK/EL)