Home News Update Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Dirikan Videotron Sosialisasi

Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Dirikan Videotron Sosialisasi


Semarang, 18/12 (Beritajateng.net) – Untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) mendirikan videotron di halaman Gedung Pandanaran menghadap Tugu Muda. Videotron tersebut akan dipergunakan sepenuhnya oleh Pemkot Semarang untuk sosialisasi program Pemkot.

“Itu murni untuk sosialisasi program Pemkot Semarang dan tidak untuk komersil, kalau yang komersil sudah ada titiknya yakni videotron di atas pos polisi Tugu Muda,” terang Kabid Reklame Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) Kota Semarang Daryanto.

Saat disinggung mengenai perda No. 14 Tahun 2012 yang mengatur videotron di kawasan Tugu Muda, pihaknya menegaskan tidak ada pelanggaran Perda karena pendirian videotron oleh Pemkot Semarang untuk kepentingan Pemkot dan Masyarakat Kota Semarang. (baca : http://beritajateng.net/berita-semarang/pemkot-sosialisasikan-perda-no-3-tahun-2013/1892), http://beritajateng.net/berita-semarang/perda-ktr-nol-videotron-tugumuda-boleh-untuk-komersil-produk-rokok/1709)

“Tidak ada masalah dengan Perda, karena pendiriannya murni untuk kepentingan pemerintah dalam rangka peningkatan pelayanan, bukan untuk komersil. Dan memang sudah diatur tidak ada lagi videotron komersil kecuali megatron Tugu Muda di atas satu pos polisi titik pantau ketertiban dan keamanan yang dilengkapi Semarang Traffic Manajemen Center (STMC),” terangnya.

Menanggapi hal itu, Tejo didampingi Humas Suroto dan Aris Sunarto dari Koalisi LSM Kota Semarang mengapresiasi langkah Pemkot Semarang dalam rangka peningkatan layanan informasi program Pemkot Semarang kepada masyarakat.

“Kalau memang itu murni untuk program sosialisi Pemkot Semarang, kami akan mendukung 100 persen, tapi kalau untuk dikomersilkan, maka kami akan bertindak sesuai aturan yang ada,” ujar Tejo.

Meski mendukung lanjut Tejo, pihaknya akan melakukan pengawasan dan pantauan terhadap videotron milik Pemkot Semarang. Hal ini dilakukan untuk mencegah Pemkot Semarang mencari keuntungan dari pembangunan videotron di halaman Gedung Pandanaran yang dibiayai dengan uang rakyat.

“Kami akan mengawasi dan memantau, jangan sampai Pemkot memanfaatkan videotron itu untuk mencari keuntungan dengan mengkomersilkannya, karena videotron itu dibangun menggunakan uang rakyat,” tandas Tejo. (BJ)

Advertisements