Home DPRD Kota Semarang Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, DPRD Bentuk Pansus Riparkot

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan, DPRD Bentuk Pansus Riparkot

626
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 9/9 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang berencana membentuk Panitia Khusus (Pansus) Riparkot (Rencana Induk Kepariwisataan Kota) untuk mengatasi minimnya wisatawan yang hadir ke Kota Semarang baik domestik maupun mancanegara.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro di Balaikota, Selasa (8/9). Menurutnya, Riparkot bertujuan untuk memberikan arah untuk 10 tahun ke depan bidang kepariwisataan kota. “Kami sudah mulai melakukan pembahasan sejak beberapa bulan lalu,” terangnya.

Dijelaskan, pihaknya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang sudah memetakan beberapa potensi obyek wisata baru di kota ini. Di antaranya Pelabuhan Tanjung Emas, makam Terboyo (Masjidil Qubro), Vihara Buddhagaya Watugong, wisata baru Fatimah Zahra di Gunungpati, river tubing di Kali Kreo Gunungpati serta hutan Manggrove di Tugurejo.

Keberadaan obyek wisata potensial baru ini nantinya akan melengkapi berbagai obyek yang sudah ada. Di antaranya Gua Kreo dan Waduk Jatibarang, Kota Lama, Taman Margasaatwa Mangkang dan Taman Lele.

“Diharapkan dari pansus ini dapat meningkatkan daya tarik wisatawan lokal maupun asing untuk berkunjung dan menginap serta berbelanja di Kota Semarang,” tukasnya.

Ditambahkan, di beberapa kawasan, Disbudpar sudah cukup baik dalam menggandeng dan membina Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Di Kandri sudah ada Pokdarwis Pandanaran dan Suko Makmur sedang di Tugurejo, wisata mangrove dikelola Pokdarwis Bina Lestari.

Kadisbudpar Kota Semarang Masdiana Safitri mengakui perlu adanya penambahan obyek-obyek wisata baru di kota ini. Sebagai ibukota Jateng, angka kunjungan wisatawan sekitar 3 ribu per tahun dinilainya masih cukup rendah.

“Makanya butuh terobosan-terobosan baru di bidang pariwisata untuk mendongkrak kunjungan mereka,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menambah atraksi dan event budaya di kota ini. Meski sudah digadang sebagai Kota MICE, namun tidak ada salahnya terus menambah atraksi budaya demi meningkatkan angka kunjungan wisata.

“Yang terbaru, kamu baru saja menggelar Sendratari Legenda Kreo di Waduk Jatibarang dan sukses,” pungkasnya. (Bj)

Advertisements