Home Nasional Tingkatkan Kesigapan Petugas, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Adakan Partial Exercise Hot...

Tingkatkan Kesigapan Petugas, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Adakan Partial Exercise Hot Drill

457

Semarang, 8/04 (Beritajateng.net) – Telah terjadi peristiwa kebakaran kecil di area Terminal Kargo dan Pos Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Senin, 8 April 2019. Kebakaran ini terjadi secara bersamaan, yaitu pada salah satu jenis barang dangerous goods yang berada diatas gerobak (baggage cart) yang akan dikirim, konsleting listrik di Ruang ME lantai 1 dan Ruang Staff lantai 2 Terminal Kargo dan Pos.

Kebakaran yang terjadi pada salah satu jenis dangerous goods berupa baterai lithium cepat teratasi, karena petugas kargo sigap memadamkannya dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Tetapi kebakaran yang terjadi di Ruang ME dan Ruang Staf menimbulkan api yang besar karena di dalam ruangan tersebut berisi barang-barang yang mudah terbakar. Beberapa orang yang berada di ruang staff berlari keluar ruangan, namun masih ada beberapa orang yang terjebak di dalam dan ada yang pingsan.

Tim tanggap darurat di Gedung Terminal Kargo dan Pos yang terdiri dari pekerja di Terminal Kargo dan Pos diantaranya Petugas Airport Security, Cargo Service, dan Pekerja AP Log melakukan evakuasi kepada seluruh pegawai untuk keluar dari gedung dan berkumpul di Assembly Point. Dalam proses evakuasi terdapat satu korban yang pingsan dan satu korban lainnya terluka di kepala dan patah tulang kaki akibat terjatuh dari tangga saat turun ke lantai bawah. Tim tanggap darurat mencoba untuk memadamkan api dengan APAR. Namun, di saat yang bersamaan petugas kargo lainnya menghubungi petugas Shelter Airport Rescue & Fire Fighting (ARFF) agar dapat memadamkan api. Setelah petugas ARFF datang, api berhasil dipadamkan. Seorang korban yang terluka akibat terjatuh telah dievakuasi oleh Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menuju ke Medical Center dan satu korban pingsan telah berhasil di evakuasi tim ARFF. Selanjutnya tim Airport Security melakukan sterilisasi lokasi kejadian dan memasang security line untuk proses investigasi.

Kejadian di atas merupakan bagian dari skenario partial exercise (hot drill) yang dilaksanakan dua kali selama satu tahun di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyampaikan, “Hal ini merupakan suatu bentuk latihan atau uji coba dokumen penanggulangan keadaan darurat yang melibatkan anggota komite atau sebagian yang berada di bandara (komunitas bandara) dan dilaksanakan dalam rangka menguji seluruh fasilitas, prosedur, dan kompetensi personil terkait untuk menghadapi keadaan darurat atau siaga yang sebenarnya,” ujar Hardi.

Sebelum partial exercise ini dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan table top exercise yang dilaksanakan di Ruang Rapat Terminal Kargo dan Pos Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kegiatan ini merupakan simulasi strategi yang dilakukan di dalam ruangan untuk menguji kemampuan personil dalam mengambil keputusan sehubungan dengan kegiatan pertolongan dan pemadaman kebakaran yang mungkin dilakukan sebelum latihan di lapangan.

Table top exercise dibuka oleh General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani dan dihadiri oleh Direktur Operasi PT. Angkasa Pura Logistik, Kepala Cabang Angkasa Pura Logistik Semarang, Tim Kantor Kesehatan Pelabuhan, Airport Duty Manager, Airport Operation & Service Department Head, dan Airport Security & Safety Department Head beserta jajaran di lingkungan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

“Dengan dilaksanakannya partial exercise (hot drill) ini diharapkan dapat menumbuhkan sinergi antar unit dan instansi terkait agar tanggap terhadap peristiwa membahayakan yang terjadi di lingkungan kerja khususnya Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang,” tambah Hardi. (NG/BJ)