Home Headline Tim Penjinak Bom Ledakkan Tas Hitam Berisi Bom Di Halaman Mapolsek Gapura...

Tim Penjinak Bom Ledakkan Tas Hitam Berisi Bom Di Halaman Mapolsek Gapura Sumenep

62
0
Tas Hitam Berisi Bom Diladakkan Tim Penjinak Bom Di Halaman Mapolsek Gapura Sumenep

Sumenep, 5/1 (BeritaJateng.net) – Teror bom mulai terjadi di beberapa daerah, bahkan di Halaman Mapolsek Gapura, Sumenep, Jawa Timur ditemukan sebuah tas hitam yang berisi bom dan berhasil diledakkan tim penjinak bom (jibom) kompi 3/A Satuan Brimob Polda Jawa Timur, Rabu (4/1) sekira pukul 13.45 WIB.

“Penemuan Sebuah tas hitam yang dicurigai berisi Bom di halaman Mapolsek Gapura, Sumenep, Jawa Timur. Pasalnya saat dilakukan deteksi dengan ‘metal detector’, sinyal berbunyi. Berarti di dalam tas ada elemen berupa logam. Kami tidak mau ambil resiko, dan mendatangkan unit penjinak bom,” kata Kapolres Sumenep, AKBP H. Joseph Ananta Pinora.

Ia memaparkan, pihaknya telah melakukan prosedur pengamanan sesuai SOP terhadap tas hitam yang mencurigakan tersebut. “Tidak boleh ada anggota yang berlagak jadi pahlawan dengan membuka tas. Apalagi setelah dideteksi ini ada unsur metalnya,” ujarnya.

Tim jibom akhirnya melakukan penceraiberaian isi tas dengan cara diledakkan di lahan kosong belakang Mapolsek Gapura. Hasilnya, di dalam tas hitam tersebut memang didapati ada beberapa benda. Namun kemungkinan besar tidak ada unsur bahan peledaknya,

“Isi tas itu diantaranya buku tabungan dengan nilai setoran cukup tinggi yakni Rp 1.600.000, kemudian nomor rekening, dan catatan beberapa nomor HP. Ini akan kami telusuri, termasuk pemilik tas ini akan kami mintai pertanggungjawabannya,” terang Pinora.

Di dalam tas hitam yang mencurigakan itu, terdapat sebuah KTP tertulis dengan nama Lutswan Karianto (34), warga Dusun Purboyo Mayang Sekar, Desa/Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

“Kami akan telusuri, apa benar KTP itu milik orang yang sengaja meninggalkan tas di Polsek Gapura. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas kependudukan dan catatan sipil, terkait data di KTP itu,” ungkap Pinora.

Wilayah Polsek Gapura, pada Rabu (4/1/2017) dihebohkan dengan sebuah tas hitam mencurigakan yang dibawa orang tak dikenal. Warga menduga, tas hitam itu berisi bom. Tas tersebut ditinggal begitu saja di halaman Polsek setempat.

Tas hitam tersebut diduga milik pria tak dikenal, yang datang naik ojek ke Polsek Gapura. Pria tersebut mengaku berasal dari Malang, dan meminta bantuan uang ke Polsek, karena kehabisan ongkos. Anggota Polsek Gapura kemudian menghadap ke Kapolsek, menyampaikan hal itu. Kapolsek kemudian keluar bermaksud menemui pria itu untuk memberikan sejumlah uang untuk ongkos. Tapi sampai di luar, ternyata pria itu sudah pergi.

“Di dalam tas hitam yang mencurigakan ini, kami menemukan kumpulan nomor-nomor HP. Bahkan ada salah satunya yang bernama Abu. Kami akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini,” tandas Pinora. (El)