Home Kesehatan Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Unissula Semarang Ajak Emak – emak di...

Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Unissula Semarang Ajak Emak – emak di Demak Tingkatkan KIA

569
0
Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Unissula Semarang Ajak Emak - emak di Demak Tingkatkan KIA

Demak, 12/11 (BeritaJateng.net) – Pembangunan kesehatan nasional dalam sepuluh tahun terakhir ini , telah menunjukkan keberhasilan. Hal itu ditandai dengan membaiknya angka usia harapan hidup, menurunnya berbagai angka kesakitan dan kematian yang telah ditetapkan sebagai indikator pembangunan kesehatan masyarakat.

Dibalik membaiknya indikator derajat kesehatan tersebut, masih dijumpai berbagai masalah kesehatan yang dialami oleh masyarakat dan bangsa Indonesia, yaitu masih belum berhasil mencapai “Indonesia Sehat”, sebagaimana yang dikehendaki dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional. Sehingga diperlukan para kader posyandu untuk berperan serta dalam meningkatkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Kader posyandu merupakan tangan panjang puskesmas, mereka harus dapat memotivasi masyarakat dalam upaya peningkatanan kesehatan ibu dan anak ( KIA ), karena masih banyak masyarakat yang belum paham terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak,” kata DR Kartika Sari, Skm, Mkes, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, seusai acara Pemberdayaan Kader dan Masyarakat Untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, di Desa Gaji, Kecamatan Guntur, Demak, Minggu (11/11/2018).

Acara yang berlangsung di balai desa setempat, diikuti oleh puluhan ibu – ibu dan juga kader posyandu. Sebanyak delapan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang mengadakan pengabdian masyarakat di desa berpenduduk 4.126 jiwa itu, dengan memberikan materi dan penyuluhan tentang asi ekslusif, paradigma sehat menuju keluarga sejahtera, imunisasi, Antenatal Care (pemeriksaan kehamilan), pemanfaatan faskes primer menuju keluarga sehat dan KB.

“Kami ingin mengajak , khususnya kader masyarakat dan masyarakat sendiri untuk bisa mengetahui kesehatan ibu dan anak, karena itu penting sekali. Banyak yangg belum paham maka perlu dipahamkan, supaya derajat kesehatan di masyarakat meningkat,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kader posyandu Desa Gaji dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di desanya dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

“Acara ini wujud pengabdian kami kepada masyarakat, sebagaimana tercantum dalam Tri Dharma perguruan tinggi,” tutup Kartika. (El)