Home News Update Tim KKN Unnes Pasarkan Produk Enceng Gondok Lewat e-commerce dan Medsos

Tim KKN Unnes Pasarkan Produk Enceng Gondok Lewat e-commerce dan Medsos

IMG_20150915_144504

Semarang, 15/9 (BeritaJateng.net) – Tim KKN Universitas Negeri Semarang (Unnes) mencoba memperkenalkan pemasaran berbasis e-commerce, media sosial, bahkan mereka juga berencana membuat website untuk penjualan kerajinan. Berbagai akun media sosial seperti facebook, instagram dan twitter digunakan untuk mendongkrak penjualan produk warga Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang.

Mereka menyelenggarakan sosialisasi pemasaran kerajinan enceng gondok berbasis e-commerce. Desa Kebondowo Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang yang merupakan tempat Tim KKN Unnes tersebut menyimpan potensi besar dibidang kerajinan enceng gondok.

Pengrajin yang tinggal di dekat danau Rawapening itu mampu membuat berbagai kerajinan seperti miniatur lokomotif kereta uap, mobil klasik, cermin, perahu phinisi dan berbagai bentuk kerajinan lainnya.

“Pemasaran produk-produk kerajinan dan pengemasan memang belum variatif, disini kami mencoba melakukan penyuluhan e-commerce dan packaging agar lebih menarik,” ungkap Suhro Enikmah, salah satu anggota Tim KKN saat ditemui di Kampus Sekaran Gunungpati guna pembuatan proposal, Selasa (15/9) siang.

Selain itu, Suhro juga menambahkan pemasaran produk tersebut juga bisa meningkatkan ekonomi warga di Desa Kebondowo, ini juga akan mengurangi tumpukan eceng gondok di Rawapening sehingga berperan dalam melestarikan sumberdaya air di Kabupaten Semarang. (BJT01)