Home Kesehatan Tim Forensik Paparkan Hasil Sementara Otopsi Siyono

Tim Forensik Paparkan Hasil Sementara Otopsi Siyono

476
0
Tim dokter forensik berikan keterangan pers usai pelaksanaan otopsi jenasah Siyono.

KLATEN, 3/4 (BeritaJateng.net) – Tim dokter forensik dari berbagai Universitas Negeri dan Swasta dari Jawa Tengah juga  melibatkan tim forensik dari Polda Jawa Tengah selama kurang lebih tiga jam menyelesaikan proses autopsi terhadap jenazah almarhum Siyono.

Ketua Tim Forensik  yang melakukan otopsi Gatot Suwarto menjelaskan hasil sementara otopsi terhadap Siyono, warga  dusun Brengkungan, Desa Pogung, Cawas, Klaten, Jawa Tengah

Saat menggelar jumpa pers di depan kediaman Siyono, Gatot menjelaskan proses dan hasil sementara otopsi yang dilakukan oleh 10 tim dokter independen yang   dibentuk dari  di PP Muhammadiyah.

Dalam keteranganya Gatot menyebutkan hasil sementara diketahui bahwa jenasah Siyono belum pernah diotopsi sebelumnya. Yang berarti otopsi yang dilakukan saat ini merupakan otopsi yang pertama sejak Siyono dikabarkan meninggal.

“Ternyata jenasah Siyono belum pernah di otopsi sebelumnya. Jadi autopsi ini baru yang pertama kali dilakukan,” jelasnya di Klaten Jawa Tengah, Minggu (3/4/2016).

Hasil dari otopsi di bagian luar tubuh Siyono banyak bekas luka intravital atau luka saat almarhum Siyono masih hidup. Misalkan luka akibat adanya kekerasan  menggunakan benda tumpul. Juga ditemukan patah tulang di jenazah Siyono. Namun yang pasti dalam tubuh Siyono tidak ditemukan bekas luka tembak. Untuk pemeriksaan lebih lanjut tim membawa sedikit kulit dan otot almarhum Siyono.

“Namun belum bisa kita pastikan apa luka di tubuh Siyono tersebut yang menyebabkan korban meninggal. Kami harus teliti lagi. Hasilnya, kurang lebih 7 sampai 10 hari,” terang Gatot.

Gatot memastikan hasil laporan otopsi jenasah Siyono akan langsung dilaporkan pada PP Muhammadiyah dan Komnas HAM yang juga hadir langsung memantau proses otopsi.

Selama proses otopsi pihak keluarga almarhum tidak ada yang hadir. Usai otopsi jenasah Siyono kembali dimakamkan di tempat semula tanpa ada halangan. (Bj24).