Home Lintas Jateng Tim Evakuasi Waspadai Gas Berbahaya Dari Kawah Merapi

Tim Evakuasi Waspadai Gas Berbahaya Dari Kawah Merapi

Basarnas berangkatkan tim rescue
Basarnas berangkatkan tim rescue
Basarnas berangkatkan tim rescue


Klaten, 17/5 (BeritaJateng.net) – Tim penyelamatan  yang ikut dalam pencarian Ery Yunanto, pendaki asal Jogjakarta yang dikabarkan jatuh ke kawah gunung Merapi Sabtu (16/5/2015) kembali bertambah. Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Klaten juga  mengirimkan timnya untuk membantu pencarian korban.

Kepala Pelaksana Harian (Kalak BPBD) Klaten menjelaskan pada hari ini
Minggu, (17/5/ 2015) sekitar  pukul 09.00 WIB  Tim SAR Klaten sebanyak 8 orang ditambah dengan 1 personel Damkar telah diberangkatkan ke Selo untuk membantu proses evakuasi. 

“Hari ini kita kirimkan tim SAR dan  satu personnel damkar dengan membawa perlengkapan alat bantu pernafasan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk melindungi dari gas beracun,” ungkap Sri Winoto, Minggu (17/5/2015).

Selain itu Sri Winoto juga berpesan agar tim evakuasi hati- hati dan bisa menjaga dirinya karena di dalam kawah Merapi banyak mengandung gas yang sangat berbahaya

Selain itu Sri Winoto juga menghimbau, kepada warga, pendaki, relawan,untuk mematuhi rekomendasi BPPTKG. Meski status Merapi dalam kondisi  normal, namun pendakian hanya boleh dilakukan sampai Pasar Bubrah.

“Dilarang untuk naik  sampai puncak kecuali untuk kepentingan penelitian. Peristiwa ini  cukup menjadi pelajaran, kepada semua jangan mengikuti adrenalin ketika mendaki Merapi harus sampai puncak,” saran Sri Winoto. 

Bahkan jajaran BPBD Kabupaten Klaten akan terus  memantau perkembangan proses pencarian dan berkoordinasi dg BNPB /BPBD BOYOLALI terkait proses evakuasi selanjutnya. (BJ24)