Home Headline ‘Tim Elang Anti Begal’ Polrestabes Lakukan Patroli Di Sejumlah Kawasan Protokol Semarang

‘Tim Elang Anti Begal’ Polrestabes Lakukan Patroli Di Sejumlah Kawasan Protokol Semarang

999
0

IMG_0009

Semarang, 17/10 (BeritaJateng.net) – Tim gabungan dari aparat Polrestabes Semarang yang terdiri dari unit Intel, Provos, Sabhara dan Reskrim serta Lantas, dini hari tadi melakukan kegiatan patroli di sejumlah wilayah Kota Semarang, Sabtu (17/10).

Sebanyak 30 anggota lebih dikerahkan untuk berpatroli di lokasi-lokasi yang disinyalir rawan akan tindak kejahatan, khususnya terhadap aksi begal maupun aksi balap liar.

Kegiatan patroli ini sengaja dilakukan pada jam-jam yang dinilai rawan akan aksi kejahatan tersebut. Sehingga, apabila tidak diantisipasi dengan upaya-upaya pencegahan, hal ini dapat membuat masyarakat semakin resah.

Dalam melaksanakan kegiatan patroli, sebagian dari anggota yang tergabung dalam tim ini dilengkapi dengan senjata laras panjang.

Sebelum bergerak, tim terlebih dahulu melaksanakan apel siaga di halaman Mapolrestabes Semarang. Setelah itu, petugas kali pertama menyisir di kawasan Simongan. Di tempat ini, petugas menghentikan dua orang pengendara motor yang terlihat mencurigakan.

IMG_0008

Petugas lalu memeriksa seluruh bawaan, tak terkecuali yang disimpan dalam bagasi motor. Namun, setelah dicek menyeluruh, petugas tak mendapati senjata tajam atau barang-barang lain yang mencurigakan.

Selanjutnya, petugas bergeser di kawasan Manyaran Semarang Barat. Di salah satu warung yang ada di lokasi tersebut, terdapat sejumlah anak muda yang diduga mabuk. Benar saja setelah diperiksa, petugas mendapati seorang pemuda yang membawa minuman keras jenis ciu.

Pemuda itu sempat menolak dan tidak mengakui saat aparat menanyakan kepemilikan minuman keras yang disimpan dalam botol bekas air mineral itu.

“Bukan pak, itu bukan milik saya. Mungkin temen saya,” ujar pria bertato itu dengan terbata-bata.

Setelah berulang kali didesak, pemuda itu pun akhirnya mengakui. Minuman haram tersebut selanjutnya disita petugas sebagai barang bukti.

Tidak berhenti sampai di sini, tim opsnal yang berbadan tegap itu lalu menyisir di kawasan Jalan Pemuda yang sering digunakan untuk aksi balapan liar. Tak ayal, kedatangan sejumlah polisi di lokasi membuat segerombolan pelaku balap liar itu kalang kabut melarikan diri.

Saking banyaknya pelaku balap liar, sempat membuat petugas kewalahan. Di lokasi ini, aparat kepolisian hanya membubarkan massa agar tidak melakukan balapan liar di jalanan umum. Sejumlah pemuda yang ikut menyaksikan balapan liar itu pun juga ditertibkan Polisi.

IMG_0013

Setelah berhasil dibubarkan, petugas kemudian menuju jalan Citarum, sebelum kemudian menyisir di kawasan bundaran Tlogosari.

Di tempat ini, petugas memeriksa sekumpulan orang yang nongkrong di pinggir jalan. Beberapa diantaranya tidak dapat menunjukkan surat kelengkapan kendaraan saat ditanya petugas. Alhasil, sejumlah motor tanpa surat itu akhirnya diangkut petugas. Tak mau kecolongan, untuk antisipasi penggunaan senjata tajam, satu per satu barang bawaan pengendara juga diperiksa.

Ditengah-tengah pemeriksaan, salah satu diantaranya hendak memberontak ketika beberapa motor yang ada di lokasi akan diperiksa oleh petugas. Orang tersebut merasa keberatan untuk diperiksa.

“Saya disini cuman ronda pak, ndak ngapa-ngapain,” terang salah satu yang mengaku warga setempat.

Kemudian, tempat yang terakhir disisir petugas adalah daerah Pedurungan. Sesaat setelah aparat gabungan ini menepi di pinggar jalan. Seorang pengendara motor dari arah barat menuju timur terlihat menantang petugas dengan mengacungkan senjata tajam.

Petugas mencoba menghentikan pengendara tersebut. Terjadilah aksi kejar-kejaran hingga sampai pada wilayah Penggaron. Namun sayang, pengendara yang diduga akan melakukan aksi begal itu berhasil kabur.

Usai melakukan kegiatan patroli di wilayah itu, kurang lebih pukul 03.00 WIB, tim gabungan aparat Polrestabes Semarang yang dikenal dengan ‘Tim Elang Anti Begal’ itu mengakhiri serangkaian kegiatan patrolinya. (Bjt02)