Home Hiburan Tiket Wayang Orang di Gor Sriwedari Solo Naik

Tiket Wayang Orang di Gor Sriwedari Solo Naik

image
Wayang orang

Solo, 1/3 (BeritaJateng.net) –   Pertunjukan tradisional  Wayang Orang Sriwedari, saat ini mulai bangkit kembali. Setelah Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari yang sudah berusia lebih dari 100 tahun mengalami renovasi sehingga suasana gedung pertunjukan dan juga fasilitas pendukungnya semakin nyaman.

Untuk itukah  Pemerintah Kota Solo berencana untuk menaikkan harga  tiket masuk pertunjukan Wayang Orang Sriwedari. 

Pasalnya harga tiket untuk melihat pertunjukan tradisional yang merupakan warisan budaya dinilai sangat rendah. Dengan harga tiket masuk pertunjukan sebesar Rp.3000/orang dengan durasi pertunjukan selama lebih dari 1,5 jam sangat tidak sepadan dengan sisi pelestarian budayanya. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Solo, Eni Tyasni Suzana menjelaskan jika rencana kenaikan harga tiket sudah diusulkan  ke DPRD Kota Solo. Misi utamanya adalah untuk melestarikan budaya, bukan sekedar mementingkan keuntungan belaka. 

“Alasan harga tiket masuk dinaikkan karena sudah tidak sesuai perkembangan zaman,” jelasnya kepada wartawan belum lama ini.  

Eni mengungkapkan selama ini  harga tiket masuk pertunjukan wayang orang sudah lama sekali tidak pernah mengalami kenaikan sama sekali. Bahkan sudah bertahun-tahun. Mungkin sejak tahun 1998 tidak lagi mengalami kenaikan. 

“Padahal, situasi saat ini sudah berubah drastis (kondisi dan fasilitas gedungnya). Ini salah satu pusat budaya, perlu diapresiasi. Caranya harga tiketnya dinaikkan,” lanjut Eni. 

Rencananya tikey masuk gedung Wayang Orang Sriwedari akan ditetapkan secara variatif. Untuk tiket VVIP direncanakan Rp10.000 per orang, tiket pengunjung VIP harganya  Rp7.500 per orang, dan tiket biasa senilai Rp5.000 per orang. 

Eni juga mengakui, pasca renovasi pengunjung yang melihat pertunjukan wayang orang Solo mengalami peningkatan yang cukup menggembirakan. Berbeda dengan kondisi GWO  sebelum mengalami renovasi. 

“Jumlah pengunjung perharinya rata-rata mencapai 100 orang per hari. Mengalami peningkatan jika malam minggu,” jelasnya. 

Saat ini ungkap Eni, pemain wayang orang Sriwedari yang  sudah berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ada 30 orang. Sedangkan dari non PNS sekitar 33 orang, juga  petugas lainnya lima orang.

Sementara itu, Kanti salah satu pengunjung setia yang ditemui di saat menonton pertunjukan Wayang Orang di Sriwedari,  Sabtu malam (28/2/2015) mengaku tidak keberatan tiket masuk GWO di naikkan.

“Ya ndak masalah, tiket dinaikkan. Lah dalem gedungnya saja sekarang di pasang alat pendingin. Suasana jadi tambah nyaman. Tidak bocor lagi seperti dulu,” ungkapnya.    (BJ24)

Advertisements