Home Headline Tiket Online MXGP Diharapkan Ludes Terjual Tanpa Perantara Calo 

Tiket Online MXGP Diharapkan Ludes Terjual Tanpa Perantara Calo 

138
0
Keren!!! Atraksi Tiga Freestyler Saat Rolling Thunder MXGP Di Balaikota Semarang 
        Semarang, 5/7 (BeritaJateng.net) – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan tiket online bagi penonton di Kejuaraan Motocross Grand Prix MXGP seri ke-13 berlangsung pada 6-8 Juli 2018 di Sirkuit BSB City Mijen yang sudah habis terjual tidak jatuh ke tangan calo atau makelar.
       “Di Kota Semarang, tiket (MXGP) habis (semoga) bemnar benar-benar dibeli masyarakat tidak dibeli oleh calo dan lain sebagainya,” tegas wanita yang akrab disapa mbak Ita saat acara Rolling Thunder MXGP di Balaikota Jalan Pemuda, Kota Semarang Kamis (5/7).
        Ita menyatakan habisnya tiket Kejuaraan Motocross Grand Prix MXGP seri ke-13 berlangsung pada 6-8 Juli 2018 di Sirkuit BSB City Mijen membuktikan jika even kejuaraan internasional di Kota Semarang lebih diminati dibanding di Pangkalpinang sebelumnya.
       “Target 50 ribu penonton MXGP di Kota Semarang mampu menyedot 57 penonton, dari tiket (online) acara tanggal 8 Juli sudah habis,” imbuh Ita.
       Termasuk Ita menyatakan, sirkuit di BSB City Mijen, Kota Semarang yang digunakan adalah sirkuit terbaik di Asean. Pasalnya, sirkuit seluas 42 hektar ini semua bagian jalur dan titik-titik perlintasan sirkuit semuanya bisa terlihat.
Atraksi Tiga Freestyler Saat Rolling Thunder MXGP Di Balaikota Semarang
        “Apalagi, sirkuit di Mijen luar biasa karena sirkuit terbaik di Asean, bisa dilihat dari tribunnya. Berbeda dengan gelaran even MXGP di Pakalpinang berkapasitas 100 ribu penonton baru ada 5 ribu penonton yang hadir. MXGP di Kota Semarang lebih menarik karena tiket banyak diminati penonton di Kota Semarang,” terangnya.
       Ita juga berharap, even Kejuaraan Motocross Grand Prix MXGP seri ke-13 berlangsung pada 6-8 Juli 2018 di Sirkuit BSB City Mijen ini bisa membuat terobosan dan lompatan di bidang pariwisata. “Bisa membuat lompatan (bertambahnya) jumlah wisatawan,” ujarnya.
        Ia menambahkan, kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bisa menjadikan modal even bergengsi ini untuk secara maksimal memperkenalkan Kota Semarang di mata negara-negara internasional. “MXGP bisa jadi modal seluruh OPD seperti Kominfo, Humas dan OPD-OPD lainnya untuk dapat mengenalkan Kota Semarang di dunia internasional,” pungkasnya.(El)