Home Headline Tiga Pengedar Ribuan Pil Thryhexphenidhil Diamankan Sat Narkoba Polres Demak 

Tiga Pengedar Ribuan Pil Thryhexphenidhil Diamankan Sat Narkoba Polres Demak 

210
0
Tiga Pengedar Ribuan Pil Thryhexphenidhil Diamankan Sat Narkoba Polres Demak 
       Demak, 13/6 (BeritaJateng.net) – Jajaran Sat Narkoba Polres Demak Berhasil menagkap Tiga orang pemuda yang kedapatan mengedarkan ribuan butir pil Thryhexphenidhil hcl, dimana para tersangka ini mengedarkan pil tersebut dikalangan para pelajar di wilayah Kabupaten Demak.
        Ketiga tersangka tersebut adalah, Danu Riza (18), warga Karangawen, Wikanto (23) warga Sayung dan Fajri Tamam (20) yang merupakan warga Karangawen Demak.
       Dimana mereka mengedarkan pil tersebut melalui banyak kenalannya yang rata-rata masih berstatus sebagai pelajar. Dalam setiap transaksinya para tersangka ini mengaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 5 ribu tiap klipnya (10 butir).
       Penangkapan ketiga tersangka ini berkat adanya laporan dari masyarakat yang masuk ke Sat Narkoba, Hal tersebut diungkapkan oleh Waka Polres Demak, Kompol Ibnu Budi Santoso, saat gelar perkara di ruang rupatama Polres Demak.
       “Tersangka memang sudah merupakan target kami, Alhamdulillah ribuan butir pil setan dan tiga tersangka berhasil diamankan,” terang Kompol Ibnu.
       Dari pengakuan tersangka, Lanjut Waka Polres Demak, Ribuan pil terlarang tersebut didapatkan dari temannya yang beada di kota Semarang dan transaksi yang mereka lakukan selalu berpindah-pindah tempat.
       “Mereka itu beli seharga Rp 30 ribu/ bok, dimana tiap boxnya berisi 100 butir dari seorang kawannya asal Semarang,”ucapnya.
       Sementara itu menurut salah satu tersangka, Danu Riza Prabowo, alias Kaper, mengaku jika dirinya baru sekali menjual pil setan tersebut lantaran terpaksa karena membutuhkan biaya makan setiap hari.
       “Saya baru sekali ini menjualnya, rata-rata yang membeli sudah pada kenal semua dan saya tidak mau menjual barang kalau tidak kenal,” ucap Kaper.
        Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka tersebut dikenakan pasal 197 subsider pasal 196, 198 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. (BW/El)