Home Headline Tiga Pembunuh Juru Parkir Ditangkap di Madiun

Tiga Pembunuh Juru Parkir Ditangkap di Madiun

318
0
Tiga Pembunuh Juru Parkir Ditangkap di Madiun
            Semarang, 3/11 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Kota Besar Semarang berhasil tiga pelaku pembunuhan  terhadap Tri Handayanto (40) warga Randusari 133 RT. 03/02 Kelurahan Randusari Semarang Selatan.
           Tiga pelaku tersebut masing-masing bernama Septian Adhi alias Ambon, 21, warga Jalan Batan Sawi 1/26/ Kelurahan Miroto Semarang Tengah, Taufik Alhakim alias Taufik, 22, warga Jatisari/ Kelurahan Pogangan Gunungpati. Dua pelaku ini diringkus ditempat kerabatnya di daerah Madiun Jawa Timur.
           Sementara Yudi Setiawan, 28, warga Jalan Dorowati Raya,  Kelurahan Krobokan Semarang Barat, juga berhasil diringkus petugas dj Jalan Dr Sutomo Semarang, Jumat (3/11).
           Selain menangkap para pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa dua bilah senjata tajam jenis sangkur yang dipakai untuk menghabisi korban.
           Peritiwa pembunuhan terjadi pada hari Rabu (1/11) sekitar pukul 01.00 wib. Diawali saat ketiganya rumah Soni alias Kopok yang tak lain kerabat korban, di Jalan Pekunden Tengah, Semarang Tengah, dengan mengendarai sepeda motor. Sesampainya di lokasi ketiga pelaku bertemu dengan Tri Handayanto (korban) hingga berujung cekcok mulut dan perkelahian, karena pelaku tersinggung dengan ucapan korban.
           Tidak terima dengan korban, salah satu pelaku Septian Adhi alian Ambon langsung menusuk korban dengan pisau yang sudah dibawanya.
Tiga Pembunuh Juru Parkir Ditangkap di Madiun4

“Alasan pelaku untuk mengklarifikasi sepeda motor milik salah satu tersangka (Septian Adhi) kepada Soni alias Kopok. Namun disana tidak ketemu dengan Kopok dan hanya bertemu dengan Tri Handayanto (korban), Korban ditusuk oleh tersangka sebanyak empat kali. Pisau itu mengenai perut bagian kiri dan ada yang menembus ke jantung,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji, saat Press rilis Jumat (3/11) di Mapolrestabes Semarang.

           Setelah melakukan pengeroyokan dan penusukan, kemudian para pelaku langsung melarikan diri sampai ke daerah Madiun Jawa Timur.
           Dihadapan Polisi salah seorang pelaku Septian Adhi alias Ambon mengakui perbuatannya tersebut. Kedatanganya ke tempat Soni alias Kopok bermaksud hendak mengambil sepeda motor yang dibawa korban. Melihat percekcokan hingga berujung perkelahian antara korban dengan temannya Taufik, pelaku langsung mengambil pisau yang sudah dibawanya dan menusukkan ke tubuh korban.
           “Dulu saya menggadaikan motor pada Kopok. Tapi setelah saya mau tebus (bayar) tidak pernah ketemu. Lha disitu ada korban disitu ada korban sedang minum sama orang lain. Kemudian korban cekcok dengan mas Taufik, melihat teman saya bertengkar saya reflek mengambil pisau dan saya tusukan empat kali,” akunya.
          Atas Perbuatannya ketiga pelaku mendekam diruang tahanan Mapolrestabes Semarang. Dan  di jerat pasal 338 KUHP atau 170 ayat (2) ke KUHP atau 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.
            Sebelumnya diberitakan, Tri Handayanto, 40, warga Randusari 133 RT. 03 RW 02 Kelurahan Randusari Kecamatan Semarang Selatan meregang nyawa di rumah sakit Panti Wiloso Citarum. Laki-laki berprofesi juru parkir ini tewas akibat terkena tusukan senjata tajam dibagian perutnya setelah cekcok dengan dua orang yang dikenalnya di Jalan Pekunden Tengah Semarang Tengah, Rabu (1/11) sekitar jam 01.00 Wib. (Nh/El)