Home Headline Tiga Pemakai Sabu-sabu Diringkus Polisi

Tiga Pemakai Sabu-sabu Diringkus Polisi

Ilustrasi

Ilustrasi

Batang, 2/2 (BeritaJateng.net) – Kepolisian Resor Pekalongan, Jawa Tengah, meringkus tiga tersangka pemakai narkotika dan obat-obatan terlarang jenis sabu-sabu sekaligus mengamankan 0,5 gram sabu-sabu.

Kepala Polres Batang, AKBP Widi Atmoko di Batang, Senin, mengatakan bahwa polisi masih mengembangkan kasus narkoba itu karena diduga masih ada pelaku lain selain dari tiga tersangka tersebut.

“Kami masih mengembangan kasus itu karena ada kemungkinan pelaku lainnya. Kami pun tidak akan pandang bulu, jika memang ada keterangan dari tiga tersanglka yang mengarah pada pelaku lain,” katanya.

Ia yang didampingi Kepala Satuan Reserse dan Narkoba, AKP Farial Ginting mengatakan para tersangka, adalah Sujono (45), Agus Galilea, dan Akhwan (38), semuanya warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang Kota.

“Para tersangka ditangkap polisi saat sedang menikmati sabu-sabu di kamar kos salah satu pelaku. Mereka tidak berkutik saat kami menggerebeg saat pelaku pesta sabu-sabu,” katanya.

Menurut dia, terungkapnya kasus narkoba tersebut berawal laporan masyarakat yang curiga terhadap para pelaku yang diduga sering menggunakan narkoba.

“Berdasar laporan masyarakat itu, kami melakukan penyelidikan dan diketahui jika memang benar ketiga sering menggunakan narkoba sehingga kami langsung menangkap terhadap para pelaku,” katanya.

Ia mengatakan pelaku yang pertama kali ditangkap adalah Sujono (45) saat berada di kamar kosnya yang berada di Jalan Tentara Pelajar, Kauman Batang.

Dari penangkapan itu, kata dia, polisi berhasil menyita paket sabu-sabu seberat setengah gram yang sudah siap digunakan dan kemudian mengembangkan kasus tersebut.

“Berdasar keterangan Sujono diketahui jika tersangka menggunakan sabu bersama dengan dua orang rekannya yaitu Agus, dan Ihkwan berprofesi sebagai kontraktor. Dari keterangan itu lah kemudian kamis melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku lainnya,” katanya.

Ia mengatakan akibat perbuatannya, para tersangka akan dijerat pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

“Siapa pun yang jelas dan terbukti menggunakan atau terlibat dalam peredaran narkoba, maka mereka akan kami tindak tegas sesuai dengan UU yang berlaku,” katanya. (ant/BJ)