Home Headline Tiga Pejabat Pemerintah Kota Semarang Positif Covid-19

Tiga Pejabat Pemerintah Kota Semarang Positif Covid-19

440
Swab test di lingkungan pemkot Semarang

Semarang, 2/6 (BeritaJateng.net) – Tiga pejabat di Pemerintahan Kota (Pemkot) Semarang dinyatakan positif corona virus disease (Covid-19). Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Balaikota Semarang, Selasa.

“Teman-teman kami tiga yang terkena. Satu kepala dinas, satu camat, dan satu sekcam. Kami sedang telusuri keluarganya termasuk lingkup kerjanya apakah mereka kemudian aman atau mata rantai masih sangat panjang,” tutur Hendi, sapan akrab Hendrar Prihadi.

Dikatakan Hendi, tiga pejabat tersebut dala. Kondisi sehat, namun saat dilakukan test mereka dinyatakan positif. Bahkan, keluarganya pun ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurutnya, yang bersangkutan dimungkinkan tertular saat mereka melakukan kegiatan selama pandemi.

“Ini yang dinamakan OTG (orang tanpa gejala). Ekses dari kegiatan yang bersangkutan. Mungkin tertular saat melakukan tindakan, mengakibatkan yang bersangkutan Covid-19,” jelasnya.

Hendi melanjutkan, pihaknya terus memotivasi tiga pejabat yang positif tersebut. Saat ini, tiga pejabat ini tengah menjalani karantina.

“Mereka memilih karantina di rumah. Yang satu karantina di rumah sakit,” tambahnya.

Pemerintah Kota Semarang pun langsung melakukan tracking terhadap para pejabat lingkungan Pemkot Semarang. Selasa ini, petugas Dinas Kesehatan Kota Semarang melakukan swab test terhadap 250 pejabat eselon 2 dan 3.

“Hari ini kami lakukan swab eselon 2 dan 3. Hari ini 250 orang. Namanya juga berinteraksi bekerja. Kalau ada satu dua yang infonya positif, lainnya terdeteksi. Mudah-mudahan yang lain tidak ada yang positif. Cukup tiga orang saja. Kalau ada, kami segera lakukan upaya,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam mengatakan, tiga pejabat tersebut ada yang masuk pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pengawasan (OTG).

Sementara, hasil swab test yang baru saja dilakukan kepada pejabat eselon 2 dan 3 tersebut, baru akan diketahui setelah tiga hari.

“Hasilnya nanti dua atau tiga hari. Jadi, sabar ya,” ucapnya. (El)