Home Headline Tidak Digaji 3 Bulan, Montir Bengkel Curi Rangka Motor Gede

Tidak Digaji 3 Bulan, Montir Bengkel Curi Rangka Motor Gede

Tiga tersangka pencurian rangka motor gede
Tiga tersangka pencurian rangka motor gede
Tiga tersangka pencurian rangka motor gede

Semarang, 30/4 (BeritaJateng.net) – Berdalih tidak digaji seorang montir bengkel bernama Dwi Fitriono alias Gondrong (36) warga Genuk Sari, Semarang, curi motor satu set rangka dan mesin motor gede Harley Davidson.

Dia ditangkap bersama dua teman lainya yang turut ikut melancarkan aksinya. Mereka yakni Ari Budi (34) warga Candisari Semarang dan Yohanes Setyawan Wijaya alias Sinyo (22) warga Panggung Lor.

Kepada polisi, Dwi mengaku telah berencana mencuri motor Harlay Davidson di bengkel tempat kerjanya yang berada di Tanah Emas. Namun saat akan mengeksekusi barang terlebih dahulu mengajak dua temannya.

“Saya sudah rencanakan, karena jengkel sudah tiga bulan saya kerja tidak digaji,” katanya saat gelar perkara di Polrestabes Semarang, Kamis (30/4).

Lebih lanjut Dwi menambahkan, untuk melancarkan aksi mencuri di bengkel, ia berusaha dengan menyewa sebuah mobil Toyota Avanza silver H 8753 MR menjemput dua tersangka lainnya.

“Saya sewa mobil untuk sarana agar cepat membawa barang,” akunya.

Setelah  tiba di tempat penyimpanan motor korban, Gondrong mencongkel pintu menggunakan obeng. Mereka kemudian mengangkut rangka motor gede (moge) dengan cara memasukan ke dalam mobil sewaan.

“Saya gotong rangka itu bertiga. Sengaja saya pilih barangnya sudah protolan agar mempercepat bawanya,” tuturnya.

Rangka seharga USD 4.650 atau Rp 60,2 juta itu dijual ke Kota salatiga bernama Feri kemudian dibeli oleh pria berinisial FP dengan harga Rp 35 juta. Namun baru dibayar Rp 20 juta. Hasil penjualan tersebut dibagi bertiga.

“Hasilnya sudah dibagi tiga dan sudah habis untuk senang-senang. Dua temannya dapat Rp 5 juta, sedangkan saya (Ari Budi, Red.) dapat Rp 10 juta,” tandasnya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan, motif pelaku murni karena masalah ekonomi. Otak dari pencurian moge tersebut adalah Gondrong yang kemudian mengajak dua temannya.

“Dia (Gondrong) sudah sangat tahu situasi karena bekerja di sana. Ini murni masalah ekonomi,” kata Burhanudin.

Akibat perbuatannya, tiga tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Sementara itu penadah bernama Feri juga diamankan polisi. (BJ04)

Advertisements