Home Lintas Jateng “Tiap Tahun Menanam Pohon Tapi Tidak Tahu Hasilnya”

“Tiap Tahun Menanam Pohon Tapi Tidak Tahu Hasilnya”

Kudus, 18/12 (Beritajateng.net) – Gerakan menanam 284.180 pohon dalam rangka One Billion Indonesian Trees (OBIT) dan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), dipusatkan di areal Museum Purbakala Patiayam di Desa Terban, Kecamatan Jekulo Kudus. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus Musthofa bersama Forkompinda melakukan penanaman secara simbolis.
Musthofa juga menyerahkan berbagai jenis bantuan kepada beberapa kelompok petani, mulai bibit pohon, peralatan pertanian seperti traktor, traktor tangan, alat penggiling padi, dan sepasang burung hantu jenis tito alba untuk mengendalikan hama tikus.
Dalam sambutannya Musthofa mengatakan, pihaknya setiap tahun bersama masyarakat melakukan penanaman pohon di beberapa tempat. Hanya saja, sampai sejauh ini pihaknya belum pernah menerima pemberitahuan sampai sejauh mana hasil penanaman yang sudah dilakukan sebelumnya. “Saya tiap tahun menanam terus, sudah tujuh tahun saya menjabat bupati tetapi tidak pernah diajak melihat hasilnya. Saya tidak minta hasilnya, tetapi cukup diajak melihat hasil penanaman yang sudah dilakukan,” katanya.
Pihaknya ingin, bantuan yang diberikan kepada masyarakat bisa dipertanggungjawabkan. Kedepan ia ingin kepala dinas mengevaluasi dan bertanggungjawab untuk mengontrol bantuan yang sudah diberikan. Demikian juga kepala desa dan camat sebagai pemangku wilayah.
“Kedepan, jika bantuan yang diberikan tidak bisa dipertanggungjawabkan, selanjutnya tidak akan mendapatkan lagi. Bantuan bisa dialihkan ke kelompok lain atau sektor lain tergantung hasil evaluasinya nanti,” tegasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Budi Santoso menambahkan, total bantuan bibit yang dibagikan mencapai 284.180 bibit pohon. Ratusan ribu bibit tersebut, disebar ke berbagai lokasi dan juga kelompok.
“Ada yang ditanam di kebun rakyat seperti pohon sengon, randu, alpukat, durian, manggis dan sirsak. Selain pohon produktif, juga ada puluhan ribu pohon tanaman keras yang ditanam di lahan konservasi Gunung Muria,” paparnya. (pjh/pj)

Advertisements