Home Lintas Jateng Tetep Waspada Meski Kasus DBD Mengalami Penurunan

Tetep Waspada Meski Kasus DBD Mengalami Penurunan

Ilustrasi
image
Ilustrasi

Temanggung, 12/1 (BeritaJateng.net) – Jumlah kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, selama tahun 2014 turun dibanding tahun 2013, yakni dari 320 kasus menjadi 283 kasus.

“Dilihat dari jumlah kasus menurun, namun daerah yang terjangkit meluas, yakni dari empat wilayah kecamatan menjadi lima kecamatan,” kata Kepala Seksi Pengamatan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Bidang Pengamatan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Temanggung, Sukamsih, di Temanggung, Senin.

Menurut dia, dari sejumlah kasus DBD tahun 2013 maupun 2014 sama-sama terdapat satu korban meninggal dunia.

Ia menyebutkan pada 2013 kasus DBD terdapat di Kecamatan Pringsurat, Kranggan, Temanggung, dan Parakan dan pada 2014 tambah Kecamatan Ngadirejo.

Ia menuturkan kasus kejadian luar biasa (KLB) DBD pada 2014 terjadi di sembilan desa, yakni Kecamatan Pringsurat dua desa, Karnggan (1), Temanggung (3), Parakan (1), dan Ngadirejo (2).

Sukamsih mengatakan kasus DBD paling tinggi Oktober-November dan Juni-Juli karena faktor cuaca.

“Jika hujan terjadi tidak menentu, misalnya sekali hujan kemudian beberapa hari tidak hujan ini justru rawan muncul DBD, berbeda seperti bulan Januari yang hampir setiap hari hujan kasus cenderung sedikit,” katanya.

Ia mengatakan langkah antisipasi terhadap penyakit akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut, yakni melakukan sosialisasi di masyarakat setempat agar memberantas sarang nyamuk.

“Kami coba menggiatkan pencegahan DBD dengan menggiatkan kader kesehatan di desa-desa, terutama di daerah rawan terjangkit DBD,” katanya. (Ant/BJ)