Home Kesehatan Tetap Modis dan Bergaya Saat Gowes, Why Not?

Tetap Modis dan Bergaya Saat Gowes, Why Not?

465
0
Pesepeda profesional tetap tampil modis meski tengah berkompetisi.

Semarang, 12/4 (BeritaJateng.net) – Beberapa tahun terakhir, bersepeda alias gowes kembali menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Mereka yang ingin kembali pada aktivitas sehat, ramah lingkungan serta bebas polusi.

Bersamaan dengan bangkitnya trend gowes tersebut, semakin banyak pula kelompok masyarakat yang kembali mempopulerkan budaya bersepeda ke tempat kerja (bike to work). Aktivitas tersebut belakangan banyak dilakukan kaum pria di kota-kota sibuk seperti Jakarta, Bandung dan Semarang.

Kebiasaan bersepeda tersebut menghidupkan geliat fesyen khusus komunitas pesepeda (commuter), agar penampilan tetap trendi dengan busana yang nyaman dikenakan selama melakukan kegiatan gowes.

Beberapa perusahaan fesyen kelas dunia mulai melirik segmen pasar komunitas pesepeda yang enerjik. Salah satunya adalah Levi’s dengan koleksi Commuter-nya yang dirancang khusus untuk beradaptasi dengan perkembangan budaya urban yang unik di seluruh dunia.

Head of Marketing Product Levi’s Indonesia Indri Prastanti menjelaskan koleksi tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan para pesepeda, baik dari segi desain, fungsi, dan gayanya.

“Kami ingin kembali memperkenalkan produk Commuter sebagai pakaian utama pesepeda, juga pakaian yang dapat dikenakan sehari-hari karena kenyamanannya, berkat kualitas bahan dasar yang baru dengan bagian belakang celana yang lebih tinggi,” tuturnya.

Koleksi yang kembali diperkenalkan di sela-sela Coomuter U:TH Fest 2016 di Gandaria City itu tidak hanya menonjolkan material denim, yang memang menjadi signature Levi’s, tetapi juga bahan nondenim yang lebih lentur, kuat, antiair, serta nyaman di kulit.

Indri menjelaskan untuk tahun ini, perusahaan jins nomor wahid di dunia tersebut meluncurkan 5 set celana panjang dan pendek baru dengan bahan dan warna yang berbeda-beda.

Selain itu, terdapat pula 3 atasan khusus pria yang ilustrasinya digarap oleh seniman Damien Correll dari Brooklyn. Dalam rancangannya, Damien fokus pada desain yang menggambarkan keindahan bersepeda di London, New York, dan Tokyo.

“Melalui koleksi terbaru ini, kami ingin merayakan budaya urban yang unik bersama konsumen, komunitas sepeda, serta pesepeda pembawa pesan yang merupakan bagian dari keseharian kita,” imbuh Head of Marketing Levi’s Indonesia Glen Hanafiah.

Secara garis besar, koleksi sandang untuk pria aktif tersebut didominasi oleh nuansa simpel dan tidak neko-neko, dengan mayoritas celana berpotongan standar lurus yang sleek dan ban di atas pinggang yang terkesan kalsik.

Meskipun menargetkan segmen pesepeda, celana-celana keluaran terbaru Levi’s tersebut dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari karena modelnya tidak terlalu sportff, serta seleksi warnanya netral seperti cammel, hitam, maupun donker.

Potongannya yang lurus—tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar—membuatnya mudah dipadu padankan dengan atasan apapun, mulai dari kemeja semiformal hingga kaos santai. Selain itu, ban pinggang yang tinggi membuatnya nyaman dikenakan untuk aktivitas berat.

Sementara itu, aneka atasan yang diluncurkan pada koleksi tersebut juga menegaskan kesan simpel dan dandy, baik dari seleksi jaket, hem, hingga kaosnya. Seluruhnya cocok dikenakan untuk kegiatan santai hingga semiformal.

Jika Anda ingin tampil modis dan rapi, meskipun sedang beraktivitas sportif dan berkeringat, tidak ada salahnya mencontek lookbook dari rangkaian koleksi Commuter tersebut. Siapa bilang untuk gowes, Anda hanya bisa memakai pakaian bernuansa athleisure saja. (Bj)