Home Nasional Testimoni Nazarudin Sebut Pengatur dan Perekayasa Korupsi e-KTP

Testimoni Nazarudin Sebut Pengatur dan Perekayasa Korupsi e-KTP

image

Semarang, 21/11 (Beritajateng.net) – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin yang menjadi narapidana di LP Sukamiskin, Jawa Barat, mengirim surat testimoni kasus e-KTP kepada Kelompok Diskusi Wartawan (KDW) Provinsi Jawa Tengah dan Forum Wartawan Provinsi dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT).

Surat testimoni tersebut terkait dengan rencana Focus Group Discussion (FGD) e-KTP bertajuk “Sengkarut Dugaan Korupsi e KTP” yang akan diselenggarakan di persroom Pemprov Jateng, pada Selasa (25/11) mendatang.

Ketua Panitia FGD, Sunu Adhi Purwanto mengungkapkan, surat dari M Nazarudin yang dikirim dari LP Sukamiskin diterima panitia Rabu (19/11) siang. Testimoni dari Nazaruddin berisi kronologi kasus e-KTP.

Dalam testimoni tiga lembar itu diceritakan siapa yang mengatur dan merekayasa e-KTP. Termasuk siapa yang melakukan mark up harga, dan pengendali anggaran di APBN 2011-2012 untuk e-KTP. Pagu anggaran e-KTP tercatat Rp 5,9 triliun.

“Dalam testimoni juga diceritakan berapa dana yang di mark up, dan porsi bagi-bagi hasil mark up,” kata Sunu di sela sela rapat koordinasi, di Gedung Berlian DPRD Jateng, Jum’at (21/11).

Nazaruddin juga menyebutkan keterlibatan orang penting di Jawa Tengah. Saat anggaran proyek e-KTP dibahas, dia menjadi salah satu pimpinan komisi di DPR RI.

“Berdasar surat testimoni Nazaruddin, ada keterlibatan orang top di Jawa Tengah. Nanti, pada saat FGD digelar semua wartawan akan diberi foto copy surat testimoni dari M Nazaruddin,” terangnya.

FGD e-KTP dilatarbelakangi persoalan e-KTP yang sampai saat ini belum tuntas dan menjadi persoalan hukum. Dampaknya, masyarakat yang ingin mengurus kartu penduduk, sampai sekarang tidak bisa mendapat e-KTP. Masyarakat hanya diberi KTP model lama atau KTP sementara sebagai pengganti e-KTP.(BJ)

Advertisements